KLIK BORNEO – BERAU. Sejumlah 146 Aparatur Sipil Negara (ASN) dipastikan akan memasuki masa purna tugas atau pensiun tahun ini. Beberapa dinas pun dikabarkan akan kehilangan lagi kepala dinas (kadis) di instansinya masing-masing.
Selain pensiun, pergeseran posisi jabatan penting pada beberapa instansi juga akan terjadi. Hal itu walaupun menjadi pemandangan yang biasa, tetap akan mempengaruhi berjalannya gerbong birokrasi Berau.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau, Jaka Siswanta, mengungkapkan jumlah ASN yang akan pensiun itu diketahui berdasarkan data Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP).
“Ada yang juga Eselon II seperti dari Dinas Pertanahan, lalu Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora),” ungkapnya.
Selain itu, terdapat juga pergeseran posisi pada jabatan tertentu. Seperti jabatan Kadis Pendidikan (Disdik) akan bergeser ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau.
“Jadi, di Disdik juga nanti ada yang kosong,” jelasnya.
Menyikapi kekosongan massal tersebut, Jaka menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan gegabah dalam menentukan pengganti. Proses rotasi dan pengisian jabatan akan dilakukan lewat evaluasi ketat dan melibatkan tim penilai profesional.
“Nantinya setiap usulan dari kepala dinas akan dikaji kembali oleh tim yang terdiri dari lintas sektoral. Ada tim penilai, ada Inspektorat, asisten III, hingga Sekda,” terangnya.
Dalam mengisi kekosongan tersebut, Jaka menegaskan bahwa aspek kedisiplinan dan rekam jejak menjadi variabel utama. Agar pejabat yang dipilih benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik dan profesional.
“Secara disiplin ada tidak pelanggaran. Itu semua akan ditinjau ke sana,” pungkasnya. (*/)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi