4 Kecamatan Masih Terjerat Masalah Tapal Batas, Dewan Harapkan Penyelesaian Segera

KLIK BORNEO – BERAU. Wakil Ketua I DPRD, Berau meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk lebih pro aktif dan militan dalam mempercepat penyelesaian persoalan masalah tapal batas yang ada di Bumi Batiwakkal.

Disampaikannya, sejauh ini terdapat empat kecamatan yang masih terjerat dalam persoalan tapal batas itu, yakni Kecamatan Tabalar, Biatan, Talisayan, dan Sambaliung.

Menurutnya, persoalan tapal batas yang dibiarkan berlarut-larut akan sangat berdampak buruk bagi masyarakat. Mengingat konflik sosial dan ekonomi akan selalu menghantui masyarakat.

“Ini masih terdengar sampai musrenbang kemarin. Makanya kita dorong ini segera dibereskan,” ungkapnya.

Sesuai pengamatannya di lapangan, lanjut Subroto, sebenarnya solusi sudah sangat jelas dan tersedia. Salah satunya dengan merujuk pada pola penataan transmigrasi yang telah memiliki jarak dan batas wilayah yang pasti.

“Warga hanya ingin menyatu dan tinggal mengikuti pola penataan transmigrasi. Di situ sudah ada jarak batasnya, kalau itu ditetapkan, sebenarnya selesai,” jelasnya.

Ditambahkannya, sejauh ini DPRD telah berulangkali menyarankan agar pemerintah daerah tidak terus-menerus terjebak dalam proses mediasi yang tak kunjung menghasilkan kesepakatan.

Jika mediasi tidak menemukan titik temu, maka pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengambil jalan tengah atau keputusan berdasarkan kajian di lapangan.

“Tapi tentunya dengan melibatkan banyak pihak, termasuk pihak, kepolisian dan aparat TNI,” bebernya.

Subroto berharap masalah ini segera diselesaikan. Apabila terus berkutat pada mediasi yang tak kunjung selesai, alternatif lain harus ditemukan segera. (Adv)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT