KLIK BORNEO – BERAU. Pembentukan gerai perizinan kapal, baik kapal tangkap maupun kapal angkut masih terhambat sejumlah persyaratan. Karena itu, para nelayan diminta untuk melengkapi terlebih dahulu sejumlah persyaratan yang dibutuhkan.
Plt Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Maulidiyah menjelaskan apabila persyaratan sudah siap dan jumlah nelayan yang mendaftar bertambah, maka pihaknya juga akan berjuang untuk membuka gerai di dua lokasi, yakni di Talisayan dan Biduk-Biduk.
“Kita masih carikan tempat untuk gerai itu, yang di mana tempat kapalnya banyak apakah di Talisayan atau Biduk-Biduk. Karena rata-rata yang mengajukan izin itu dari Talisayan dan Biduk-Biduk,” ungkapnya, Kamis (27/11/2025).
“Kalau misalnya banyak, kita bisa sesuaikan atau kita buat dua gerai. Misalnya hari pertama di Talisayan, hari kedua di Biduk-Biduk,” sambungnya.
Disampaikannya, beberapa waktu lalu Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) sudah berkunjung ke Berau. Tujuan kedatangan Hubla sebenarnya dalam rangka melakukan sosialisasi dan mengajarkan nelayan untuk membuat akun perizinannya masing-masing.
“Kemarin dari Hubla itu datang mengajarkan bagaimana cara membuat akun. Karena sekarang pakai sistem jadi kita harus masuk ke dalam akun itu. Itulah yang kemarin mereka ajarkan. Nah sekarang kita menunggu tindak lanjutnya lagi dari nelayan,” jelasnya.
Terkait kesiapan nelayan dalam proses perizinan tersebut, Maulidiyah menjelaskan beberapa persyaratan yang belum dipenuhi itu antara lain nama kapal, gambar kapal, dan sebagainya. Semuanya itu harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum gerai dibuka.
“Memang ada sebagian yang akunnya sudah sirespon oleh Hubla tapi belum semua. Jadi, Hubla akan datang ke sini kan, tidak mungkin hanya urus satu dua. Minimal 50-an baru mereka bisa datang,” bebernya.
“Lalu ini saya juga ada dapat WA dari Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) bahwa berkas nelayan kita masih banyak yang belum siap. Intinya ini (pembukaan gerai), dikembalikan pada kesiapan nelayan kita,” tambahnya.
Maulidiyah berharap agar segala kendala yang dihadapi para nelayan dalam mengajukan perizinan dapat disampaikan kepada pihaknya. Agar masalah itu dapat diselesaikan secara bersama.
“Untuk nelayan-nelayan yang masih ada kendalanya kami dari Dinas Perikanan terus mensupport. Selalu siap membantu. Silakan datang ke kantor. Silakan berkomunikasi dengan kami,” tandasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi