Aksi Keji, Pencuri Batur Makam Gentayangan di Teluk Bayur

KLIK BORNEO – BERAU. Aksi pencurian yang mengusik ketenangan dan nilai moral terjadi di Pemakaman Umum Teluk Bayur, Kabupaten Berau.  Sebuah batur makam atau batu nisan dilaporkan hilang, dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab yang menjadikan area sakral sebagai sasaran kejahatan.

Peristiwa ini diketahui pada hari Sabtu (6/11/2025), ketika orang tua ahli kubur berinisial AS dan istrinya datang ke pemakaman untuk berziarah. Mereka terkejut saat tiba di makam sang anak, mendapati batur makam yang baru dipasang pada Oktober 2025 telah raib tanpa bekas.

Merasa sangat dirugikan dan kecewa, AS kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Teluk Bayur. Ia sangat menyesalkan perbuatan pelaku yang dinilai tidak memiliki nurani.

“Saya benar-benar kaget dan sakit hati, padahal batur itu belum genap dua bulan dipasang, kok tega-teganya dicuri,” tutur AS mengungkapkan kesedihannya.

WhatsApp Image 2025 12 07 at 14.56.50

Menurutnya, kerugian psikologis dan moral jauh lebih besar daripada nilai material batur. “Kami sudah memasang dengan biaya, tapi yang lebih menyakitkan adalah kenapa makam anak saya yang menjadi sasaran. Ini perbuatan yang tidak bermoral,” keluhnya. AS juga berharap kepada masyarakat yang melihat batur anaknya bisa melaporkan ke polisi.

Kanit Resintel Polsek Teluk Bayur, Boediono, menyebutkan bahwa pihaknya sudah memulai penyelidikan, Langkah  dengan melakukan olah TKP dan dan meminta keterangan saksi-saksi perihal apakah melihat ada aktivitas orang keluar masuk area pemakaman atau aktivitas mencurigakan.

“Makam ini posisinya memang di daerah belakang area pemakaman, berbeda dengan bagian depan yang ramai dan dekat permukiman penduduk, sehingga jauh dari pantauan,” jelas Boediono.

Ia menambahkan, saat ini polisi masih memintai keterangan dari saksi-saksi, termasuk penjaga makam dan orang yang melihat ada pergerakan mencurigakan di sekitar lokasi. Pelaku dapat dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Berau AKP Ngatijan, memastikan laporan masyarakat pasti ditindaklanjuti. “Pasti dilidik oleh anggota Resintel Polsek Teluk Bayur, kami juga koordinasikan kasus ini,” ungkapnya Minggu kemarin.

AKP Ngatijan sangat menyayangkan kejahatan tersebut. “Orang sudah meninggal masih diganggu dan dicuri, tidak bermoral itu,” sambungnya. Ia mengimbau kepada masyarakat sekitar pemakaman untuk mewaspadai dan mengantisipasi jika melihat hal yang mencurigakan di area pemakaman. (*/)

Penulis : Yoakim Elton SW

Editor   : Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT