SDN 4 Sangatta Utara Bangun Budaya Anti-Bullying Lewat Pendekatan Edukatif

KLIK BORNEO – SANGATTA. SD Negeri 4 Sangatta Utara terus memperkuat budaya sekolah yang aman dan ramah bagi seluruh siswa. Upaya ini diwujudkan melalui pendekatan edukatif dalam menangani kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah SDN 4 Sangatta Utara, Heri Junaidi, mengungkapkan bahwa kasus perundungan di sekolah umumnya terjadi dalam bentuk ejekan ringan antar siswa. Namun pihaknya menegaskan bahwa sekecil apa pun bentuk bullying, tetap harus ditangani dengan serius dan mendidik.

“Kami tidak ingin anak-anak hanya diberi sanksi tanpa diberi pemahaman. Karena tujuan kami bukan menghukum, tapi mendidik agar mereka sadar dan berubah,” kata Heri. Dalam setiap kasus, sekolah memanggil pihak yang terlibat untuk diberikan pembinaan serta membuat surat pernyataan bersama orang tua.

Cara ini dinilai efektif membangun tanggung jawab anak dan komunikasi antara sekolah serta keluarga. Selain itu, SDN 4 Sangatta Utara juga menerapkan assessment anti-bullying untuk memetakan kondisi psikologis dan sosial siswa.

Melalui penilaian ini, guru dapat mendeteksi lebih awal apakah ada anak yang menjadi korban, pelaku, atau saksi perundungan. “Hasil assessment membantu kami mengambil langkah lebih cepat jika ada anak yang mulai menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman di sekolah,” jelasnya.

Dengan pendekatan tersebut, sekolah berharap lingkungan belajar tetap kondusif, penuh empati, dan bebas dari kekerasan.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT