Illegal Mining Dinilai Ganggu Pariwisata, TRH Dilibatkan Tutup Galian Tambang

KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berkomitmen menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan 5 tahun ke depan. Karena itu, berbagai hal yang menghalangi pembangunan pariwisata harus diatasi sejak dini.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan salah satu hal yang masih mengganggu kenyamanan dalam membangun pariwisata yakni keberadaan lubang bekas galian tambang ilegal (illegal mining) yang masih menganga di sejumlah titik dan lokasi hingga kampung-kampung.

Untuk mengatasi hal itu, Bupati Sri menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Tanjung Redeb Hutani (TRH) untuk menutup lubang-lubang galian yang ada.

“Mereka (TRH) sudah berkomitmen untuk membantu kita menutup lubang-lubang itu,” ungkapnya.

Disampaikan Bupati Sri, selama ini pemerintah daerah dinilai diam terhadap aktivitas tambang ilegal lantaran menerima manfaat darinya. Padahal sebaliknya pemerintah serius mengecam aktivitas itu sebagai tindakan tidak bertanggung jawab.

“Sampai-sampai bupati dikatakan diam karena menerima manfaat dari illegal mining. Saya tidak pernah menerima dan tidak pernah mau menerima manfaat dari illegal mining,” tegasnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, mengetahui pasti kampung-kampung di Bumi Batiwakkal yang mendukung aktivitas ilegal itu. Karena itu, semua kampung itu diajak untuk segera melupakan tambang dan bertransisi ke pariwisata.

“Saya hafal betul kecamatan-kecamatan, kampung kampung yang kemarin mendukung illegal mining dan saya kenal wajah-wajahnya. Sekarang semuanya habis, kampung-kampungnya bolong,” jelasnya.

“Tetapi semuanya itu belum terlambat. Tutup lubang-lubang itu kalau memang kepala kampungnya serius membangun kampungnya masing-masing. Minta TRH untuk membantu,” sambungnya.

Bupati berharap semua pihak termasuk aparatur kampung dapat membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan pariwisata sebagai sektor unggulan ke depannya.

Tak hanya itu, Bupati Sri juga mengajak semua aparat kampung untuk dapat serius menggali dan membangun potensi pariwisata yang ada di kampungnya masing-masing.

“Karena kita tidak bisa lagi berharap kepada para pelaku illegal mining yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya. (*/)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT