KLIK BORNEO – BERAU. Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Sri Kumalasari meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk kreatif dan inovatif dalam memggarap wisata sejarah yang ada di Bumi Batiwakkal.
Menurutnya, Berau memiliki wisata sejarah yang kaya dan potensial serta tersebar di hampir semua kecamatan. Potensi itu, baginya, merupakan warisan berharga yang harus dikembangkan sejarah baik.
Namun, pengembangan wisata sejarah itu tidak hanya pembangunan fisik semata. Sebaliknya, perlu diiringi dengan berbagai kegiatan kreatif dan inovatif lainnya yang mengangkat nilai-nilai sejarah.
“Kami mendorong pemerintah daerah untuk mendukung wisata-wisata sejarah yang akan dikembangkan, baik oleh pemerintah sendiri maupun oleh pihak lain,” ungkapnya.
Disampaikannya, pengembangan wisata sejarah dapat diwujudkan melalui berbagai format kegiatan seperti penyelenggaraan pentas seni bertema sejarah, produksi film dokumenter maupun film layar lebar, hingga agenda-agenda budaya yang secara khusus bertujuan memperkenalkan jejak sejarah daerah kepada generasi muda.
“Baik itu berbentuk pentas, perfilman, atau agenda-agenda yang memang bertujuan untuk mengembangkan wisata sejarah, tentu harus kita dukung bersama,” jelasnya.
Diakuinya, kolaborasi pemerintah dengan komunitas seni dan pelaku industri kreatif lainnya menjadi kunci agar potensi tersebut bisa berkembang secara berkelanjutan. Dengan pengemasan yang tepat, wisata sejarah tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Karena itu, tambahnya, Komisi II DPRD Berau yang membidangi sektor ekonomi dan pariwisata berkomitmen memberikan dukungan terhadap program-program yang sejalan dengan penguatan wisata sejarah.
“Kami di Komisi II pun demikian, sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti itu. Harapannya, wisata sejarah di Berau bisa semakin dikenal luas dan memberikan manfaat nyata bagi daerah,” pungkasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi