Soal Keluhan Penerangan di Kampung: Dewan Kritik Kinerja PLN dan Kakam

KLIK BORNEO – BERAU. Masalah penerangan jalan di kampung-kampung, masih menjadi salah satu keluhan yang disampaikan oleh masyarakat dalam musrenbang tingkat kecamatan beberapa waktu lalu.

Pasalnya, banyak jalan di kampung-kampung diketahui belum mendapat penerangan dari PLN. Ketiadaan penerangan itu dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan saat melintas di malam hari.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto meminta PLN Berau untuk tidak tinggal diam terhadap masalah itu. Berikutnya, tidak abai dan bermental pasif.

“Kalau ada jalan kampung yang masih gelap, jangan diam dan abai. Kita minta dibantu dan tidak biarkan masyarakat tanpa penerangan,” ungkapnya.

Agar tidak dikeluhkan terus menerus, lanjut Subroto, PLN harus segera melakukan verifikasi di lapangan. Selanjutnya, diatasi secara proporsional dan bertahap jika terkendala anggaran.

“Kalau bisa sudah ada porsinya kapan tahun ini, tahun depan. Lalu itu disampaikan secara terbuka biar masyarakat juga tahu gilirannya dapat penerangan jalan itu,” jelasnya.

Tak hanya PLN, Subroto juga meminta para kepala kampung agar lebih proaktif dalam mengusulkan titik lampu jalan dengan data yang akurat. Berikutnya selalu berkoordinasi dengan PLN agar ada solusi yang diperoleh.

“Sekarang sudah zaman canggih, sertakan titik koordinat dan foto. Jangan sampai instansi terkait bingung mencari lokasi yang dimaksud,” terangnya.

Subroto berharap porsi pembangunan lampu jalan harus dibagi secara merata untuk semua kecamatan dan kampung. Agar tak ada yang merasa kurang diperhatikan.

“Ini yang harus dipikirkan juga oleh pemerintah daerah. Supaya jangan karena hanya masalah ini, ada warga kita yang merasa bukan masyarakat Berau,” tandasnya. (Adv)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT