Permasalahan Rekening Hantui Program Beasiswa Berau Cerdas 2025

KLIK BORNEO – BERAU. Program Beasiswa Berau Cerdas kembali dianggarkan tahun 2025. Meskipun belum dibuka pendaftarannya, permasalahan rekening bank penerima masih menjadi salah satu kendala utama yang menghantui kelancaran program tersebut.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Kabupaten Berau Mulyadi menjelaskan saat ini pihaknya tengah berupaya agar persoalan rekening bank penerima tersebut segera diselesaikan.

“Terkendalanya rekening banyak yang mati sehingga kami masih berkoordinasi dengan pihak bank untuk membantu,” ungkapnya kepada Klikborneo.com, Selasa (4/02/2025).

Disampaikannya, persoalan rekening bank itu terus dievaluasi dan diharapkan bisa segera memiliki solusi. Selanjutnya, apabila sudah diselesaikan akan diumumkan pendaftaran.

Selanjutnya, untuk tahun ini beasiswa tersebut tetap disalurkan untuk mahasiswa berprestasi dan kurang mampu. Kendati demikian belum bisa dipastikan berapa banyak yang akan menerima manfaat beasiswa tersebut.

“Kita terus bantu bagi yang berprestasi dan tidak mampu. Kalau dia tidak pintar kita tetap bantu karena termasuk tidak mampu. Kita minta surat keterangan dari lurah,” jelasnya.

Sebelumnya, diakui Mulyadi Pemkab Berau terus menggelontorkan anggaran yang bersumber dari APBD Berau untuk menyukseskan pelaksanaan program Beasiswa Berau Cerdas. Sejak 2021, pelaksanaan program ini telah berjalan dan sudah dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa dan pelajar SMA/ MA/ SMK.

Pada tahun 2024 lalu, melalui APBD Murni dan APBD-P, beasiswa tersebut kembali dijalankan dengan sasaran penerima manfaat program tersebut menjangkau 871 mahasiswa dan 1.379 pelajar.

Secara rinci, pada tahap satu APBD Murni tahun 2024, terdapat 850 mahasiswa yang mendapat manfaat program tersebut. Adapun anggaran yang dikucurkan sejumlah Rp 3.400.000.000 (tiga miliar empat ratus juta rupiah)

“Untuk siswa/ siswi/ pelajar 650 orang dengan anggaran Rp 1.950.000.000. Untuk tahap pertama sudah diumumkan di bulan Agustus 2024,” terangnya, Selasa (19/11/2024).

Selanjutnya, pada tahap dua APBD-P tahun 2024, terdapat 21 mahasiswa yang mendapat manfaat program tersebut. Adapun anggaran yang dikucurkan sejumlah Rp 84.000.000 (delapan puluh empat juta rupiah).

“Untuk siswa/ siswi/ pelajar 729 orang dengan anggaran Rp 2.187.000.000. Untuk tahap kedua sudah diumumkan di bulan Oktober. Saat ini sedang berlangsung pencairan untuk dana ABT,” imbuhnya.

Dengan demikian, realisasi anggaran APBD 2024 secara akumulatif baik murni maupun perubahan untuk 871 mahasiswa mencapai Rp 3.484.000.000. Sedangkan untuk 1.379 pelajar mencapai Rp 4.137.000.000.

“Anggaran itu setelah dikucurkan lalu dicairkan langsung ke masing-masing penerima,” bebernya.

Untuk diketahui, sesuai data yang diperoleh media ini dari Kesra Kabupaten Berau, pelaksanaan program beasiswa ini sudah dijalankan sebelum Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menjabat. Karena itu, pelaksanaannya dapat dipastikan sebelum tahun 2021 atau saat Bupati Sri menjabat.

Disampaikan Mulyadi, terhitung sejak tahun 2021 lalu pemerintah daerah telah mengucurkan anggaran sejumlah Rp 3.824.000.000 untuk membiayai 956 mahasiswa dan Rp 2.022.000.000 untuk 674 pelajar.

Pada tahun 2022 jumlah anggaran dan penerima manfaat mulai meningkat dengan jumlah anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 4.584.000.000 untuk 1.146 mahasiswa dan Rp 2.643.000.000 untuk 881 pelajar.

“Tahun 2023, mahasiswa 736 orang Rp 2.944.000.000, pelajar 1.040 orang Rp 3.120.000.000,” tandas Mulyadi. (Elton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT