KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau kembali mengalokasikan anggaran untuk perbaikan ruas jalan yang masih rusak di Kecamatan Segah pada tahun ini.
“Tahun ini memang ada lagi kelanjutan perbaikan jalan poros Segah. Anggaran yang ada akan dibagi untuk tiga ruas penanganan,” ungkap Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau Junaidi, Senin (17/02/2025).
Tiga ruas jalan yang akan ditangani kembali tahun ini, lanjut Junaidi, mencakupi ruas jalan Labanan sampai Pandan Sari sepanjang 10,4 Km dengan jumlah anggaran mencapai Rp 26,3 miliar.
Selain itu, terdapat juga penanganan ruas jalan Pandan Sari – Harapan Jaya dengan panjang sekitar 15,3 Km dengan anggaran Rp 16,2 miliar serta ruas jalan Harapan Jaya – Tepian Buah dengan panjang sekitar 12,5 Km dan anggaran Rp 19,3 miliar.
Disampaikannya, pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Segah tersebut tidak hanya bertujuan untuk mempermudah akses transportasi. Pembangunan itu juga berguna untuk mempercepat perputaran roda ekonomi masyarakat.
“Adapun teknik khusus dalam pembangunan jalan ini yaitu dengan perkerasan kaku atau rigid pavement,” terangnya.
Diakuinya, selama ini ruas jalan Poros Segah lebih dominan dilewati kendaraan berat angkutan sawit. Karena itu, konstruksi perbaikan jalan akan lebih baik jika menggunakan konstruksi rigid pavement (perkerasan beton) dengan harga satuan per-kilometernya sebesar 12,5 miliar.
“Jumlah anggaran itu belum termasuk dengan bangunan pelengkap lainnya seperti drainase,” bebernya.
Ke depan, tambahnya, Pemkab Berau akan terus berupaya memperbaiki ruas jalan yang masih rusak di semua kecamatan di Kabupaten Berau. Pembangunan ini pun diharapkan dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat.
“Semoga secara bertahap Jalan Poros Segah dapat dituntaskan perbaikannya sehingga kerusakan jalan tidak menjadi keluhan masyarakat dan transportasi menjadi lebih lancar,” tandasnya