Dewan Minta Pemkab Gerak Cepat Atasi Ilegal Fishing di Biduk-Biduk

KLIK BORNEO – BERAU. Aktivitas penangkapan ikan secara ilegal atau illegal fishing masih marak terjadi di wilayah perairan Berau, khususnya di Kecamatan Biduk-Biduk. Enam kampung dikabarkan mengeluhkan masalah serupa.

Menanggapi masalah itu, Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi meminta Pemkab Berau untuk bergerak cepat mengatasi masalah yang ada. Pemerintah bahkan diminta untuk berkoordinasi lintas instansi untuk mencegah semakin meluasnya kerusakan sumber daya laut akibat penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan.

“Sekarang kelautan itu pengawasannya di provinsi. Tapi nanti kita coba koordinasi melalui OPD di Berau, untuk apa bagaimana menghentikan ilegal fishing sekarang ini,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, lanjutnya, pihaknya akan menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, yang saat ini memiliki kewenangan dalam pengawasan laut, agar segera menurunkan tim pengawas ke lapangan.

“Kewenangannya memang di sana, provinsi. Tapi kami harap TNI-Polri bisa turun untuk menindak,” jelasnya.

Disampaikannya, Berau memiliki potensi laut yang luar biasa. Karena itu semua pihak dituntut untuk wajib menjaga potensi yang besar itu agar dapat bermanfaat untuk konsumsi domestik maupun untuk keperluan ekspor.

“Potensi perikanan kita luar biasa, baik domestik dan mutu ekspor. Ini menjadi atensi kita untuk ke depannya,” tandasnya. (Elton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT