Dewan Minta Pemkab Perhatikan Kesejahteraan Warga KAT

KLIK BORNEO – BERAU. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menyerukan kepada pemerintah daerah untuk memberikan perhatian serius dan kembali memprioritaskan kesejahteraan masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT). Seruan ini muncul menyusul banyaknya keluhan yang ia terima terkait minimnya intervensi dan kepedulian dari pemerintah daerah terhadap kondisi hidup mereka.

Menurut Gideon, Komunitas Adat Terpencil sejatinya harus mendapatkan perlakuan yang diistimewakan dalam kebijakan pembangunan. “Komunitas adat tertinggal seharusnya diistimewakan. Karena kehidupan mereka memang sangat memprihatinkan, terutama jika dibandingkan dengan masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan,” ungkapnya. Oleh sebab itu, ia menekankan bahwa pemerintah wajib memberikan perhatian dan alokasi sumber daya secara khusus.

Saat ini, disparitas kesejahteraan masih menjadi isu krusial. Banyak warga KAT yang belum menikmati standar kesejahteraan minimum, khususnya di sektor-sektor mendasar seperti pendidikan, kesehatan, dan ketersediaan infrastruktur dasar (jalan, air bersih, dan listrik). Padahal, mereka adalah warga Berau yang memiliki hak konstitusional yang sama dengan penduduk lain dalam menikmati hasil-hasil pembangunan. “Nah, ini harus diperhatikan. Jangan sampai mereka benar-benar luput dan dilupakan dari agenda pembangunan daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, salah satu isu fundamental yang masih dikeluhkan warga KAT hingga saat ini adalah terkait hak atas kepemilikan lahan. Gideon Andris menegaskan bahwa warga adat memiliki hak yang sah atas lahan ulayat mereka, dan hak ini harus dilindungi tanpa adanya gangguan atau sengketa dari pihak manapun, termasuk korporasi atau investasi skala besar. “Setahu saya, ini yang menjadi beberapa keluhan utama KAT. Jadi dorongan saya kepada Pemerintah Kabupaten, harus segera bertindak dan selesaikan semua masalah yang dialami warga KAT ini demi kepastian hukum dan ekonomi mereka,” tutup Gideon Andris. Perhatian yang adil dan merata adalah kunci untuk mewujudkan Berau yang inklusif dan sejahtera. (Adv)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT