KLIK BORNEO – BERAU. Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna Kalalembang meminta semua OPD untuk memaksimalkan serapan APBD Perubahan 2025. Berikutnya, menghindari sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA).
Disampaikannya, periode penyerapan anggaran perubahan relatif singkat. Karena itu, perlu kerja sama yang baik antara dinas terkait dalam pengelola teknis agar anggaran yang digelontorkan benar-benar terealisasi.
“Setiap tahun yang namanya SiLPA itu masih ada. Tapi kita harap tahun ini jangan ada lagi,” ungkapnya.
Menurutnya, SiLPA perlu ditekan mengingat anggaran yang digelontorkan ke masing-masing DPA juga sangat terbatas akibat adanya efisiensi anggaran. Tentu keterbatasan anggaran ini jangan dibiarkan dengan adanya SiLPA.
“Anggaran sudah berkurang jadi maksimalkan dengan baik. Program-program yang ada harus benar-benar dituntaskan,” jelasnya.
Ratna berharap di tengah keterbatasan anggaran yang ada, pemerintah daerah khususnya OPD terkait untuk benar-benar mengucurkan anggaran untuk kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang sifatnya prioritas.
“Kita memang mau bangun semua yang sudah direncanakan. Tapi mungkin baik saat ini maksimalkan serapan anggaran untuk kebutuhan dasar yang sifatnya prioritas,” tandasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi