Angka Kematian Ibu dan Bayi Kian Menurun, Layanan USG Terus Ditingkatkan

KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya menekan angka kematian ibu dan bayi di Bumi Batiwakkal. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini yakni dengan memberikan layanan USG secara rutin kepada para ibu hamil di setiap Puskesmas.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menjelaskan pada tahun 2024 lalu angka kematian ibu khususnya, mencapai 10 kasus. Jumlah itu lebih rendah atau lebih baik dari target kematian ibu 8/1.000 kelahiran hidup dari data seluruh kecamatan di Berau.

“Sedangkan angka kematian bayi pada tahun 2024 sebanyak 18 kasus dari data seluruh kecamatan dengan angka 18/1.000 kelahiran hidup,” ungkapnya belum lama ini.

Selain kematian ibu dan bayi yang terus membaik dari tahun sebelumnya, lanjut Bupati Sri, status gizi buruk pada balita 0,10 persen pada 2024 lalu juga semakin baik mencapai 1 balita gizi buruk dari data seluruh kecamatan di Berau.

“Lalu pada tahun 2024, usia harapan hidup di Berau adalah 73,6 tahun. Angka ini meningkat dari tahun 2023 sebesar 72,41 tahun,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau Lamlay Sarie menjelaskan salah satu solusi yang ditempuh pihaknya dalam menekan angka kematian ibu dan bayi yakni dengan menyiapkan layanan USG bagi para ibu hamil di setiap puskesmas.

Saat ini, diakuinya, semua Puskesmas di Berau sudah memiliki layanan USG tersebut. Layanan itu juga sudah bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat. Karena itu, semua ibu hamil juga diimbau untuk rutin memeriksa kehamilannya.

Lebih lanjut sesuai arahan Kemenkes, pemeriksaan ibu hamil atau antenatal care (ANC) dilakukan minimal 6 kali selama 9 bulan. Pemeriksaan itu penting untuk memeriksa kesehatan ibu dan bayi sejak dini.

“Ibu hamil minimal bisa USG selama 6 kali selama 9 bulan. Pada trimester pertama tentu bisa dilakukan. Puskesmas di Berau, kini semuanya sudah punya layanan itu,” terangnya.

Dirinya berharap semua Puskesmas yang ada harus mampu melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait ketersediaan layanan USG tersebut. Berikutnya, mengajak ibu hamil untuk rutin memeriksa kehamilannya.

“Kita terus benahi pelayanan kesehatan kita agar kematian ibu dan bayi setiap tahunnya terus ditekan,” pungkasnya. (Elton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT