Berau Coal Sigap, Akses Vital Gurimbang Terselamatkan Cepat

KLIK BORNEO – BERAU. Peningkatan drastis dalam aktivitas ekonomi dan pembangunan selama beberapa tahun terakhir telah menyebabkan intensitas penggunaan jalan umum di Kampung Gurimbang melonjak pesat. Kondisi ini secara langsung memengaruhi kualitas jalan, ditandai dengan munculnya debu tedebal serta titik-titik kerusakan yang kini menjadi perhatian utama Pemerintah Kampung bersama warganya.

Kepala Kampung Gurimbang, Juliansyah, mengakui bahwa tingginya mobilisasi ini menjadi penyebab utama degradasi jalan. Ia menjelaskan, berbagai kegiatan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan akses, hadirnya perusahaan perorangan, hingga aktivitas perekonomian, telah meningkatkan intensitas kendaraan berat yang melintas.

“Kendaraan yang melintas bisa berupa molen ready mix, lowboy pembawa alat berat, truk panen sawit, hingga truk bermuatan material galian. Mobilisasi seperti ini menyebabkan jalan lebih cepat rusak, wajar mengingat aspal yang ada sudah berusia lebih dari 10 tahun, sementara dengan aktivitas seperti itu usia teknisnya hanya 3–5 tahun,” jelas Juliansyah, menyoroti perbedaan signifikan antara usia teknis jalan dengan beban yang ditanggungnya.

IMG 20251128 WA0031

Ia menambahkan, kerusakan parah seperti jalan berlubang dan debu tebal di jalur utama sudah sulit dihindari. Menyikapi hal ini, Pemerintah Kampung Gurimbang terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan akses jalan tetap aman dilalui masyarakat. Salah satu pihak yang aktif dilibatkan adalah perusahaan tambang sekitar, yaitu PT Berau Coal beserta mitra kerjanya.

Sejak awal tahun 2025, PT Berau Coal dan mitra kerja telah memberikan dukungan penanganan jalan sementara sebanyak empat kali. Bantuan ini meliputi suplai material dan dukungan alat berat untuk penambalan lubang. Perbaikan dilakukan secara gotong royong antara pihak perusahaan dan masyarakat.

Selain perbaikan, perusahaan juga rutin membantu penyiraman jalan sebanyak dua kali sehari, disesuaikan dengan kondisi cuaca dan tingkat kepadatan lalu lintas.

Juliansyah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan perusahaan. “Kami bersyukur karena permintaan dukungan kami direspons dengan baik. Bantuan material untuk menutup lubang, perataan menggunakan alat berat, hingga penyiraman rutin sangat membantu masyarakat,” ujar Juliansyah.

Ia juga menambahkan bahwa PT Berau Coal turut sigap membantu membuka jalur bersama warga ketika terjadi longsoran yang menutup total akses jalan. “Sudah tiga kali terjadi longsoran yang membuat akses tidak dapat dilewati.

PT Berau Coal kembali membantu dengan alat dan pekerjanya, bersama masyarakat bergotong royong membuka akses agar bisa kembali digunakan,” pungkasnya.

Pemerintah Kampung menegaskan bahwa penanganan kolaboratif yang dilakukan saat ini hanya bersifat sementara. Upaya ini dilakukan sambil menunggu realisasi perbaikan permanen dari pemerintah daerah yang prosesnya telah dimulai melalui pekerjaan pembangunan siring dan parit.(Adv)

Penulis : Yoakim Elton SW

Editor   : Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT