Berau Tak Tergiur Untuk Tinggalkan Kaltim

BERAU. Ekonomi mendominasi dalam pertimbangan Berau enggan bergabung ke Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). IKN dinilai jauh lebih seksi dibandingkan iming-iming Kaltara jika Berau bergabung. Meskipun ada mega proyek Pembangunan Kawasan Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) di Provinsi Kaltara tetap tidak menggoyahkan Berau untuk meninggalkan Kaltim.

Apalagi, KIPI dinilai tidak otomatis menjamin kesejahteraan masyarakat Berau. Karena itu, Berau tidak perlu bergabung ke Kaltara jika dilandasi oleh alasan ekonomi. dalam pandangan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Berau, Fitrian Noor, KIPI Kaltara memang berpotensi memberikan dampak ekonomi yang besar untuk Kaltara.
Itupun jika semua berjalan lancar sesuai harapan di tengah pembangunannya yang baru mulai berjalan. “Mungkin secara ekonomi akan memberikan dampak ekonomi yang baik buat Kaltara. Tapi, itu tentu saja bukan hal yang mudah,” jelasnya.
Pembangunan membutuhkan banyak waktu dan proses. Dampaknya juga belum tentu benar-benar menyejahterakan masyarakat Berau.  “Jangan jauh-jauh. Di Kutim sendiri pernah ada KIPI. Apakah kemudian itu berdampak? Tidak. Tidak serta merta pembangunan KIPI berdampak besar. Belum tentu juga akan lancar pembangunannya,” tegasnya.
Pipit, sapaan akrab pria ini juga menyebutkan, jika benar pembangunan KIPI di wilayah perbatasan Berau dan Bulungan itu terlaksana dengan baik, hal itu juga tetap menguntungkan Berau. Namun, hal yang perlu dipikirkan saat ini yakni kondisi Berau yang beruntung berada di Kaltim.
“Kalau kita berpikir bahwa bergabung ke Kaltara agar ekonomi lebih baik, kenapa tidak dengan sekarang yang sudah nyaman. Dengan melihat perbedaan anggaran saja kita bergabung ke Kaltim saja kita lebih sejahtera,” imbuhnya.
Diakuinya, memang belakangan ini santer berkembang ajakan Kaltara terhadap Berau untuk bergabung. Pembangunan KIPI juga menjadi salah satu dasar pertimbangan Kaltara mengajak Berau. Namun harus ditegaskan bahwa wacana itu bukan muncul dari warga Berau.
Berau sebenarnya sudah nyaman berada di Kaltim. Keuntungan yang dirasakan masyarakat saat ini jelas membuat masyarakat Berau tidak ingin bergabung ke Kaltara. (//)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT