KLIK BORNEO – BERAU. Dinas Pangan Kabupaten Berau mengajak masyarakat Bumi Batiwakkal untuk bijak berbelanja. Berikutnya menghindari panic buying selama Ramadan.
Imbauan tersebut disampaikan Kadis Pangan Rakhmadi Pasaran di tengah meningkatnya kebutuhan bahan pokok yang kerap terjadi setiap Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
Menurutnya, lonjakan konsumsi masyarakat selama Ramadan merupakan hal yang wajar. Namun, pola belanja harus tetap terkontrol agar tidak berdampak pada kondisi keuangan rumah tangga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak. Belilah sesuai kebutuhan dan sebaiknya membawa daftar belanja agar tidak tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Rakhmadi juga meminta warga agar dapat membiasakan diri membandingkan harga sebelum membeli. Perbedaan harga di antara pedagang atau toko bisa saja terjadi.
“Keputusan berbelanja sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing, tanpa harus memaksakan diri mengikuti pola konsumsi orang lain,” jelasnya.
“Kami sarankan masyarakat mengecek dan membandingkan harga terlebih dahulu. Sesuaikan dengan kemampuan, jangan sampai pengeluaran membengkak hanya karena kurang perhitungan,” sambungnya.
Dalam kondisi tertentu, lanjutnya, masyarakat juga bisa memanfaatkan barang substitusi atau produk alternatif yang harganya lebih terjangkau. Selama kualitas dan fungsinya sesuai kebutuhan, pilihan tersebut dinilai dapat membantu menjaga stabilitas pengeluaran selama Ramadan.
“Tak kalah penting adalah menghindari panic buying. Masyarakat harus tetap tenang dan tidak berbelanja secara berlebihan karena kekhawatiran stok akan habis,” bebernya.
Ditegaskannya, perilaku belanja berlebihan justru mempercepat kelangkaan barang di pasaran dan memicu kenaikan harga yang merugikan banyak pihak. Namun, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan distribusi bahan pokok selama Ramadan.
“Tidak perlu panik. Belanjalah seperlunya saja. Jika semua berbelanja sesuai kebutuhan, pasokan akan lebih terjaga dan harga bisa lebih stabil,” tandasnya. (*/)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi