BPBD Kutim Perkuat Kesiapsiagaan dan Kolaborasi dalam Penanganan Bencana

Suasana Kantor BPBD Kutai Timur

KLIK BORNEO – SANGATA. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kalimantan Timur. Mulai dari banjir, kebakaran hutan dan lahan, hingga tanah longsor, BPBD Kutim menunjukkan komitmen tinggi melalui langkah tanggap darurat yang cepat, terukur, dan berfokus pada keselamatan masyarakat.

Upaya penguatan dilakukan dengan menjalin koordinasi lintas sektor. Kolaborasi bersama TNI, Polri, pemerintah kecamatan, hingga relawan lokal menjadi kunci dalam mempercepat respon saat terjadi bencana. Pendekatan sinergis ini memungkinkan penanganan di lapangan berjalan lebih efektif dan menyeluruh.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim, menyebutkan bahwa kesiapsiagaan merupakan faktor penting dalam meminimalisir dampak bencana. Oleh karena itu, pihaknya rutin menggelar pelatihan dan simulasi tanggap darurat di berbagai kecamatan, melibatkan aparat dan masyarakat setempat. “Kami ingin masyarakat tidak hanya menunggu bantuan, tetapi mampu melakukan langkah penyelamatan awal secara mandiri,” ujarnya, Sabtu (8/11/2025).

Di bidang logistik, BPBD Kutim juga terus meningkatkan kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Evaluasi rutin dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan, mulai dari tenda, perahu karet, alat komunikasi, hingga bahan pangan darurat, siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Dengan kesiapan logistik yang baik, proses evakuasi dan distribusi bantuan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

Selain fokus pada tanggap darurat, BPBD Kutim juga mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi mitigasi bencana di sekolah-sekolah, desa, dan komunitas masyarakat. Program ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar mampu mengenali potensi bahaya di sekitar dan melakukan tindakan preventif sebelum bencana terjadi.

Pemanfaatan teknologi informasi juga menjadi bagian penting dalam sistem tanggap bencana BPBD Kutim. Melalui sistem pelaporan cepat, informasi kejadian bencana dari lapangan dapat diterima secara real-time, sehingga mempercepat langkah penanganan di titik terdampak.

Ke depan, BPBD Kutim menargetkan peningkatan kapasitas personel serta penambahan pos siaga di daerah rawan bencana. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen untuk menjaga kesiapsiagaan sepanjang waktu dan memastikan masyarakat terlindungi.

“Kami berkomitmen agar Kutai Timur tidak hanya siap tanggap, tetapi juga menjadi contoh daerah yang kuat dan sigap menghadapi bencana di Kalimantan Timur,” pungkas Naim.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT