KLIK BORNEO – SINGAPURA . Nama Indonesia kembali menggema di panggung internasional melalui bakat gemilang putri daerah asal Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Di bawah sorot lampu megah Singapore Expo, Sulva Aulia Ramadhani, bocah berusia delapan tahun, tampil memukau tanpa ragu di hadapan dewan juri profesional dan ratusan pasang mata.
Sulva berkompetisi dalam ajang Indonesia’s Modern Bridal Fashion Showcase Mega Wedding & Lifestyle 2026, Jumat (9/1/2026).
Bersaing dengan sekitar 40 finalis berbakat dari berbagai pelosok tanah air, siswi SD Negeri 002 Rinding ini justru tampil paling menonjol.
Gerak langkahnya matang, ekspresinya tenang, dan kepercayaan dirinya di atas runway nyaris tanpa cela.

Mengenakan busana mahakarya Purwakanthi Couture oleh desainer Adi Sufrianto, setiap langkah Sulva seolah menyatu dengan karakter gaun yang dikenakannya.
Tak heran jika sejak kemunculan pertamanya, nama Sulva langsung menjadi perbincangan hangat di barisan penonton dan meja juri.
Hasilnya luar biasa. Sulva sukses memborong lima penghargaan sekaligus: People’s Choice Award, 1st Place Icon of The Year, Public’s Grand Champion, 1st Place Best Runway, serta gelar tertinggi Grand Prix Champion (Juara Umum).
Prestasi bertaraf internasional ini diakui secara resmi oleh Ikatan Pengembangan Kreativitas Anak Indonesia (IPKAI).
Keberhasilan Sulva tak lepas dari tangan dingin Sanggam Class Modelling, wadah yang konsisten membina bakat muda di bidang fashion. Pelatihnya menyebut bahwa kekuatan utama Sulva terletak pada mentalitasnya.
“Banyak anak yang bagus secara teknik, tapi Sulva punya mental tampil yang kuat; ia tidak canggung meski berada di luar negeri dan justru menikmati setiap langkahnya,” ujar H Hatta salah satu pelatih usai acara.
Dukungan keluarga menjadi fondasi utama di balik kesuksesan ini. Septya, kakak kandung Sulva, mengaku terharu melihat adik bungsunya berdiri tegak di panggung mancanegara.
Ia menekankan bahwa keluarga berkomitmen untuk tetap menjaga kerendahhatian Sulva meski telah meraih prestasi besar.
“Yang terpenting Sulva tetap rendah hati dan tidak meninggalkan sekolah karena bakat harus sejalan dengan sikap dan disiplin,” tegas Septya saat menceritakan proses ketekunan adiknya.
Sulva sendiri, dengan senyum malu-malu khas anak seusianya, mengaku sangat bahagia atas pencapaian yang tak disangka-sangka tersebut. Ia bercerita bahwa kunci keberaniannya adalah menikmati setiap detik di atas panggung sesuai pesan para pembinanya.
“Aku ingat pesan pelatih untuk jalan percaya diri dan nikmati, lalu aku ingin terus belajar agar bisa jadi model yang lebih baik lagi,” ungkap Sulva singkat.
Ajang Mega Wedding & Lifestyle Singapore Expo 2026 sendiri merupakan salah satu barometer industri mode dan gaya hidup terbesar di Asia Tenggara. Prestasi Sulva menjadi bukti nyata bahwa bakat dari daerah mampu bersaing di level global jika didukung oleh pembinaan yang tepat dan lingkungan yang suportif. (/*)