BERAU. Satu nama yang tak pernah disangka muncul ke permukaan untuk kontestasi Pilkada Kabupaten Berau. Hj Marhana. Pengusaha perempuan ini belakangan namanya muncul sebagai calon bupati Berau. Bahkan, sampai ada gerakan deklarasi dukungan yang diinisiasi oleh Dewi Sartika, Caleg DPR RI dari Golkar, pada Minggu (17/3/2024). Dewi Sartika atau DS bahkan mengerahkan relawannya saat Pemilu kemarin untuk bergerak mengangkat elektabilitas Marhana. “Kami bangun komunikasi politik baik di internal Golkar, tetapi pada intinya kami juga tetap melihat dinamika politik, juga hasil survei,” ungkap DS. Untuk diketahui, deklarasi tersebut tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. “Jadi ini saya lakukan deklarasi bersama relawan DS tanpa sepengetahuan hajjah Marhana, beliau saat ini ada acara lain buka puasa bersama di Kecamatan Sambaliung,” ungkap DS lagi. Ia mengakui saat ini ada banyak nama-nama yang muncul untuk maju dalam kontestasi Pilkada 2024. Baik untuk Bupati maupun wakil bupati. “Tim saya bisa bergerak lagi untuk bekerja hingga wilayah kampung-kampung, untuk koordinator ada 123 orang tersebar di 13 kecamatan,” lanjutnya. Pihaknya juga membangun komunikasi dengan Parpol lain di daerah, namun belum untuk tingkat pusat. Sebab juga masih harus menunggu hasil penetapan perolehan kursi masing-masing partai. Ditanya mengapa memilih Marhana sebagai calon bupati, Dewi mengungkapkan, bahwa sejauh ini melihat sosok Marhana adalah figur yang cocok. “Beliau sudah selesai dengan hidupnya, dengan artian sebagai pengusaha tidak perlu main proyek lagi atau apalah, tinggal mengabdi kepada masyarakat. Pihaknya mengklaim ada banyak keluhan masyarakat di lapangan mengenai masalah pendidikan, kesehatan, perikanan, keluhan nelayan dan banyak lagi. Namun DS mengaku tidak mengatakan bahwa pemimpin saat ini tidak baik atau abai, melainkan perlu ada penyempurnaan.Soal kepastian apakah maju Berau 1 atau 2, DS mengaku tetap wait and see. Masih akan melakukan survei dalam 2 bulan kedepan untuk melihat peluang. Ada satu nama yang disebut-sebut untuk berpasangan dengan Hj Marhana. Madri Pani. “Kita lihat beliau itu memiliki pengalaman banyak, pemimpin sebagai kepala kampung, kemudian ketua DPRD, jadi cocoklah jika berpasangan dengan hajjah Marhana, jadi Maha, Madri Marhana,” ungkap DS lagi. Soal bocoran internal Golkar, Dewi mengungkapkan, bahwa nama Marhana sudah disampaikan kepada ketua DPD Golkar Kaltim, Rudi Mas’ud. Bapak Rudi Mas’ud mempersilahkan, jika elektabilitasnya bagus bisa dilakukan penjaringan,” tutupnya.(//)