Disbudpar dan Imigrasi Kompak Sambut Peningkatan Turis Asing

Dengan kalender pariwisata, Berau berharap ada peningkatan jumlah kunjungan wisata ke Berau. Ditunjang dengan promosi yang gencar dilakukan

KLIK BORNEO – BERAU. Kabupaten Berau menegaskan posisinya sebagai destinasi wisata internasional seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan turis asing. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir, menyambut baik tren positif ini, yang dilihat sebagai hasil kerja keras promosi dan kunci bagi perbaikan ekonomi lokal.

Sepanjang periode Januari hingga Juli 2025, Kantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb mencatat kedatangan 2.074 turis asing dan 59 Tenaga Kerja Asing (TKA). Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya (2024), dengan mayoritas turis berasal dari Eropa, Asia Timur, dan Asia Tenggara.

“Dan harapannya pendapatan masyarakat Berau semakin meningkat. Karena bertambahnya wisatawan berpengaruh ke ekonomi lokal masyarakatnya,” jelas Ilyas Natsir.

Menyikapi peningkatan arus orang asing ini, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb, Catur Apri Yanto, menyampaikan bahwa kepercayaan wisatawan internasional terhadap destinasi Berau memang meningkat, namun pihaknya tetap memprioritaskan pengawasan.

“Kunjungan wisatawan asing ini menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan wisatawan internasional terhadap destinasi wisata di Kalimantan Timur, khususnya Berau,” ujar Catur.

Guna mengantisipasi potensi pelanggaran keimigrasian, Imigrasi telah memperkuat strategi pengawasan melalui Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora), yang aktif memonitor warga negara asing di kawasan rawan seperti pertambangan dan pariwisata. Imigrasi juga mengintensifkan pengawasan berbasis teknologi dan operasi gabungan secara berkala.

Catur menekankan, kolaborasi dengan Disbudpar bertujuan untuk memastikan stabilitas dan keamanan tetap terjaga di tengah geliat pariwisata.

“Pada prinsipnya, kami menyambut baik kedatangan wisatawan dan pekerja asing yang membawa dampak positif bagi ekonomi daerah. Namun, pengawasan tetap kami prioritaskan agar tidak terjadi pelanggaran hukum atau penyalahgunaan izin tinggal di wilayah kami,” tutup Catur.(Adv)

Penulis : Yoakim Elton SW

Editor   : Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT