Disdikbud Kutim Perkuat Pembelajaran Usia Dini, TK dan PAUD Negeri Dilengkapi Alat Peraga Baru

KLIK BORNEO – SANGATTA. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini.

Tahun ini, seluruh TK dan PAUD negeri mendapatkan tambahan alat peraga belajar sebagai bagian dari program penguatan kualitas pembelajaran.

Alat peraga tersebut disiapkan untuk mendukung proses belajar mengajar, mengingat anak usia dini membutuhkan media yang dapat membantu mereka memahami konsep dasar secara lebih cepat dan menyenangkan.

Pendekatan belajar visual dan motorik ini juga dinilai efektif meningkatkan motivasi serta keterlibatan anak dalam kegiatan kelas.

Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Disdikbud Kutim, Heri Purwanto, menjelaskan bahwa penyediaan alat peraga merupakan langkah strategis untuk memperkaya metode pendidikan di jenjang awal.

“Kami menyediakan alat peraga agar anak lebih mudah memahami materi dan guru dapat menyampaikan pelajaran sesuai kebutuhan perkembangan usia dini,” ujar Heri, mewakili Kepala Disdikbud Mulyono, Selasa (11/11/2025).

Ia mengatakan, alat peraga belajar memiliki berbagai fungsi penting, mulai dari mengembangkan kemampuan sensorik dan motorik, mengurangi metode pembelajaran yang bersifat verbal semata, hingga meningkatkan interaksi antara guru dan peserta didik, dan membantu anak lebih fokus dan aktif selama pembelajaran.

Dengan dukungan dari Pemkab Kutim, Heri berharap proses pembelajaran di TK dan PAUD bisa berjalan lebih efektif sehingga anak-anak memiliki kesiapan yang lebih baik sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.

“Alat peraga ini membantu anak-anak membangun kemampuan dasar sehingga mereka siap mengikuti pendidikan formal di SD,” tambahnya.

Beberapa jenis alat yang telah disalurkan antara lain mainan edukatif, buku bergambar, kotak sensorik, dan media pembelajaran lain yang sesuai dengan tahap tumbuh kembang anak.

Selain murid, guru pun turut menerima dukungan berupa buku ajar yang dapat digunakan sebagai panduan dalam menyusun kegiatan pembelajaran.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik serta kualitas belajar-mengajar di sekolah.

Melalui program ini, Disdikbud Kutim menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pondasi pendidikan usia dini.

“Pemerintah berharap upaya ini dapat melahirkan generasi Kutai Timur yang unggul, kreatif, dan siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” pungkasnya.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT