Ditegur Bupati Lantaran Publikasi Kurang Maksimal, Diskominfo Angkat Bicara

KLIK BORNEO – BERAU. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau, Didi Rahmadi akhirnya angkat bicara, sekaligus menanggapi teguran Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas yang dilayangkan kepada pihaknya tentang masalah publikasi yang dinilai kurang maksimal, pada saat Rapat Koordinasi (Rakor), Selasa (8/12/2025) lalu.

Disampaikannya, pihaknya sebenarnya sudah mengirim surat edaran kepada semua perangkat daerah pada Juli 2024 lalu. Isi dari surat edaran itu yakni mengisi videotron yang telah dipasang di sejumlah persimpangan jalan dengan program-program dari setiap OPD.

“Itu sudah kami lakukan. Tapi justru yang paling banyak mengisi saat ini adalah pariwisata dan dia sektor unggulan jadi wajib terpublikasikan,” ungkapnya.

Tahun ini, Didi berharap publikasi semua kegiatan OPD khususnya lewat videotron yang telah dibangun pemerintah itu berjalan maksimal. Berikutnya, berharap agar hal itu dapat diperhatikan secara serius oleh semua perangkat daerah.

“Kami harapkan masing-masing perangkat daerah dapat memanfaatkan videotron tersebut. Kemudian untuk menyebarluaskan informasi, tentunya kami butuh teman-teman media sebagai bagian dari kami,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau untuk dapat memperkuat kembali arus publikasi berbagai kegiatan sosial pemerintahan kepada masyarakat.

Pasalnya, menurut Bupati Sri, selama ini publikasi berbagai kegiatan sosial seperti yang dilakukan oleh Dinas Sosial dan Dinas Pangan belum berjalan maksimal. Padahal masyarakat membutuhkan informasi terbaru terkait semua kegiatan itu.

“Kalau saya melihat Diskominfo ini tidak maksimal menyampaikan informasi kepada masyarakat. Sehingga kegiatan-kegiatan yang sifatnya sosial itu tidak terupdate oleh masyarakat,” terangnya.

Baginya, tak hanya kegiatan sosial, pembangunan di bidang kesehatan, jalan tani, dan sebagainya sebagai program pemerintahan juga harus disampaikan. Agar masyarakat mengetahui kalau pemerintah benar-benar serius bekerja.

“Semestinya Diskominfo ini tanggap dengan hal-hal seperti ini. Jangan sampai masyarakat pikir kami tidak bekerja,” bebernya.

Ditegaskannya, Diskominfo tidak hanya bertugas untuk mengadakan fasilitas seperti videotron. Diskominfo juga harus memastikan videotron itu dapat mempublikasikan semua kegiatan pemerintahan.

“Bukan hanya menyediakan fasilitas tapi Diskominfo juga harus memastikan seluruh informasi yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah itu terupdate oleh masyarakat. Ini kelemahan Diskominfo yang harus diketahui,” tandasnya.

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT