DPRD Berau Minta Skema Anggaran Tuntas dan Terencana

KLIK BORNEO – BERAU. Pembangunan Dermaga Derawan sebagai gerbang utama pariwisata bahari di Kabupaten Berau mendapat perhatian serius dari legislatif. Ketua Komisi III DPRD Berau, H. Saga, mengingatkan pemerintah daerah agar tidak menjalankan proyek infrastruktur vital ini dengan pola “tambal sulam” atau penganggaran yang terputus-putus.

Menurut Saga, ketidakkonsistenan anggaran menjadi penyebab utama proyek strategis sering kali terbengkalai. Ia mengkritik kebiasaan pembangunan yang dilakukan satu tahun, namun mendadak hilang di tahun berikutnya dan baru dianggarkan kembali pada periode setelahnya. Pola ini dinilai tidak hanya menghambat penyelesaian fisik, tetapi juga berisiko merusak kualitas material yang sudah terpasang akibat jeda waktu yang lama.

Jangan sampai tahun ini dianggarkan, tahun depan tidak ada, lalu 2027 muncul lagi. Akhirnya tidak pernah tuntas, tegasnya.

Saga mengungkapkan bahwa perbaikan yang selama ini menyasar Dermaga Derawan cenderung hanya bersifat renovasi parsial. Hal tersebut disinyalir berkaitan dengan kendala perizinan dari pemerintah pusat di sektor kelautan. Namun, ia berpendapat jika perencanaan dan kajian dilakukan secara matang sejak awal, hambatan regulasi seharusnya tidak menjadi alasan pembangunan memakan waktu terlalu lama.

Sebagai fasilitas umum yang menjadi wajah pariwisata daerah, Saga mendesak agar setiap proyek yang sudah berjalan diprioritaskan hingga benar-benar rampung sebelum meluncurkan program baru. Ia menegaskan bahwa pembangunan yang setengah-setengah hanya akan merugikan keuangan daerah dan tidak memberikan manfaat optimal bagi masyarakat maupun wisatawan.

Kalau memang mau dibangun, selesaikan. Jangan separuh-separuh. Ini menyangkut fasilitas umum dan wajah pariwisata kita, ujarnya.

Ia berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif ke depan lebih fokus pada komitmen penuntasan proyek. Penekanan ini disampaikan bukan sebagai kritik tanpa dasar, melainkan dorongan agar setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah benar-benar menghasilkan infrastruktur yang fungsional.

Yang kita inginkan hanya satu, pembangunan yang direncanakan benar-benar selesai dan bisa dinikmati masyarakat, pungkasnya.(Adv)

Penulis : Yoakim Elton SW

Editor   : Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT