Dugaan Lakukan Penyimpangan Seks, Figur Pemuda Ditangkap Polisi, Bupati : Silahkan Proses

KLIK BORNEO – BERAU. Dunia kepemudaan dan budaya Kabupaten Berau diguncang kabar mengejutkan setelah seorang oknum yang menyandang gelar Duta Budaya Kabupaten Berau diamankan oleh pihak kepolisian. Pelaku ditangkap atas dugaan melakukan perilaku menyimpang terhadap anak laki-laki di bawah umur.Saat ini, oknum tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Berau.

Penangkapan pelaku dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Berau di Bandara Kalimarau, Berau. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan ini dilakukan segera setelah pelaku kembali dari kegiatan luar daerah beberapa hari lalu.

Kasi Humas Polres Berau, AKP Ngatijan, membenarkan adanya penangkapan yang melibatkan salah satu figur pemuda di Berau ini. Namun, ia belum dapat memberikan detail lebih lanjut terkait kasus yang tengah ditangani, mengingat proses penyelidikan masih berada di tahap awal.

“Saya belum bisa memberikan keterangan, karena pelaku masih dalam penyelidikan petugas,” ujar Ngatijan pada hari Senin (17/11).

Kabar penangkapan Duta Budaya ini sontak mencoreng citra daerah dan mendapat respons keras dari kepala daerah. Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyatakan telah mengetahui kasus yang dilakukan oleh oknum tersebut dan menilai tindakan itu sebagai “penyimpangan” yang tidak dapat ditoleransi.

Menanggapi tindakan asusila yang melanggar hukum ini, Sri Juniarsih bahkan secara langsung meminta agar status Duta Budaya dan segala predikat pemuda berprestasi yang disandang oleh pelaku segera dicabut.

“Ketika tindakannya melanggar norma dan aturan hukum, silahkan proses. Statusnya (sebagai duta atau pemuda berprestasi) dicabut,” tegas Sri Juniarsih. Bupati juga menilai perbuatan pelaku merupakan penyimpangan serius yang memerlukan penindakan hukum dan upaya rehabilitasi.

“Itu adalah penyakit dan harus direhabilitasi dan dikenai sanksi,” pungkasnya. Penegasan Bupati Berau ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum, khususnya yang melibatkan perlindungan anak. Pihak kepolisian saat ini masih mendalami motif dan detail kasus untuk melanjutkan proses hukum yang berlaku.(/*)

Penulis : Yoakim Elton SW

Editor   : Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT