KLIK BORNEO – BERAU. Kehadiran videotron yang dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau di sejumlah persimpangan jalan merupakan simbol keterbukaan informasi publik. Namun, anggaran pembangunannya yang mencapai puluhan miliar dinilai terlalu sia-sia jika tidak ada manfaat finansial.
Karena itu, Wakil Ketua II DPRD Berau Sumadi mendukung penuh langkah pemerintah daerah yang hendak menawarkan jasa videotron tersebut kepada pihak ketiga dengan tujuan menambah sumber pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sisi pajak reklame.
“Itu disewakan ke pihak ketiga. Karena kita bangun videotron itu kan mencapai puluhan miliar. Kalau misalnya rusak tanpa dana masuk kan sia-sia,” ungkapnya.
Disampaikannya, saat ini sejumlah videotron yang dibangun hanya dipakai untuk mempromosikan pariwisata Berau dan berbagai capaian pembangunan daerah. Padahal, jika bisa disewakan akan sangat membantu keuangan daerah.
“Jadi, videotron yang ada bisa disewa ke pihak ketiga, entah itu parpol, pengusaha, perusahaan. Kalau mau memakai silakan. Sewa secara berkala misalnya seminggu kan bagus,” jelasnya.
Ditegaskannya, penambahan pundi-pundi rupiah melalui videotron juga menjadi langkah yang baik dalam menghadapi efisiensi anggaran di tahun 2026 mendatang. Apalagi PAD yang ada saat ini belum berada dalam angka yang aman.
“Ini yang kita mau PAD juga meningkat. Memang PAD kita Rp 450 miliar tahun 2026. Tapi kalau PAD mau aman itu kan minimal Rp 1 triliun,” tandasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi