KLIK BORNEO – BERAU. Porsi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Berau dinilai kurang didistribusikan secara merata. Karena itu, terdapat usulan agar pemerataan APBD dapat dilakukan secara adil. Menanggapi hal itu, Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis menjelaskan Pemkab Berau telah mendengar usulan terkait pemerataan anggaran tersebut. Namun, baginya, alokasi APBD tetap dilakukan sesuai tingkat kebutuhan.
“Karena kita berharap hari ini pembangunan itu lebih pada kebutuhan bukan keinginan,” ungkapnya kepada para wartawan, Rabu (23/4/2025).
Diakuinya, memang setiap kampung membutuhkan sentuhan pembangunan dari APBD yang ada secara proporsional. Namun, hal itu tidak serta merta dilakukan tanpa melihat regulasi yang berlaku.
“Selagi pendanaan mencukupi, regulasinya mendukung, insyaallah akan kita realisasikan. Dan masuk di dalam visi-misi kabupaten,” jelasnya.
Disampaikannya, saat ini pembangunan infrastruktur baik di kota maupun di kampung-kampung tetap diperhatikan oleh Pemkab Berau. Pemerintah pun tetap melakukan pembenahan dan perbaikan jika diperlukan.
“Kalau infrastruktur cukup merata. Jika terjadi kerusakan, akan diperbaiki. Terkait APBD yang ada hari ini mudah-mudahan kita dapat melakukan proporsional,” terangnya.
Ke depan, tambahnya, Pemkab Berau akan mendukung semua pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Anggaran juga diharapkan dapat dialokasikan secara proporsional.
“Usulan pemerataan porsi APBD ke kampung-kampung akan kita dukung full. Dan porsi APBD itu sebaiknya memiliki sifat kesemerataan di seluruh kampung,” tandasnya. (Elton)