KLIK BORNEO – BERAU. Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Rudi Mas’ud menargetkan 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Berau dapat menjalankan agenda Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu disampaikan Rudi di hadapan para wartawan di sela-sela kunjungan kerjanya (Kunker) di Bumi Batiwakkal, Rabu (16/7/2025). Didampingi Wakil Gubernur Kaltim, Seno Adji kunker itu sebenarnya sudah dimulai sejak Selasa (15/7//2025).
“Kami menargetkan agar semua kecamatan di Kabupaten Berau bisa jalan untuk MBG ini. Tidak hanya kepada anak sekolah tapi juga kepada ibu menyusui maupun ibu hamil,” ungkapnya.
Terkait asupan gizi, lanjut Rudi, setiap SPPG di setiap kecamatan mendapatkan dana sekitar Rp 10 miliar. Karena itu, Kabupaten Berau dengan 13 kecamatan akan mendapatkan dana sekitar Rp 130 miliar per tahun untuk realisasi program tersebut.
“Kita membutuhkan SPPG di Kaltim sekitar 367. Jadi, kira-kira anggaran yang masuk ke sini nilainya sekitar Rp 3,67 triliun,” jelasnya.
“Untuk dapur bergizi anak-anak kita ada di seluruh Kalimantan Timur. 85 persen anggaran itu adalah untuk membeli bahan baku. Dan bahan baku itu harus dari Kalimantan Timur itu sendiri,” sambungnya.
Dalam realisasinya, tambah Rudi, pemerintah akan bekerja sama dan membangun kemitraan dengan semua pihak. Mulai dari TNI/Polri hingga perusahaan swasta.
“Pelaksananya nanti dengan kemitraan, kepolisian juga sudah, TNI juga sudah, Pemkab maupun kota se -Indonesia, termasuk perusda dan perusahaan swasta semuanya boleh masuk,” tandasnya. (Elton)