KLIK BORNEO – BERAU. Pemenuhan infrastruktur dasar masyarakat terus dipenuhi Pemkab Berau. Salah satunya pemenuhan kebutuhan dasar air bersih. Kali ini harapan masyarakat Kampung Mapulu untuk menikmati air bersih akhirnya terwujud. Pasalnya, pembangunan intake berkapasitas 2,5 liter per detik di kampung yang baru saja naik status dari tertinggal ke berkembang itu, telah rampung 100 persen.
Kepala Bidang (Kabid) Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Decty Toga Maduli menjelaskan selain Mapulu, intake air bersih di Limunjan juga sudah selesai dibangun atau mencapai 100 persen.
“Yang baru selesai itu di Kampung Mapulu dan Limunjan, sudah 100 persen. Yang lainnya masih dalam progres tahap pelaksanaan. Diperkirakan Desember 2024 selesai semua,” ungkapnya kepada wartawan klikborneo.com Rabu (4/9/2024).

Secara khusus untuk intake air minum di Mapulu, lanjutnya, pasca pengerjaannya langsung bisa digunakan oleh masyarakat. Berikutnya diserahkan ke Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) setempat untuk dikelola lebih lanjut.
“Yang Mapulu sudah digunakan oleh masyarakatnya dan akan diserahkan ke kampung untuk dikelola BUMK. Kalau yang Limunjan nanti itu diserahkan ke PDAM karena masih masuk dalam sistem air bersih perkotaan,” bebernya.
Terkait intake di kampung lainnya yang saat ini terus berprogres, Decty meyakini akan dapat merampungkan semua pembangunan itu pada Desember tahun ini. Karena itu, berbagai kendala yang ditemukan akan coba diatasi dengan baik.
“Pada prinsipnya nggak ada kendala. Tinggal tunggu material dari luar seperti pipa, mesin dan IPA-nya. Semoga cuaca mendukung setelah material tiba di Tanjung Redeb,” tegasnya.
Sebelumnya, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta DPUPR Berau untuk menuntaskan intake Mapulu, saat lawatannya ke Mapulu, Rabu (5/6/2024) lalu. Pasalnya, pembangunan tersebut merupakan bagian dari salah satu syarat penilaian untuk meningkatkan status Mapulu dari tertinggal menjadi berkembang.
Terlepas dari upaya peningkatan status kampung tersebut, ditegaskan juga oleh Bupati Sri, bahwa pembangunan intake air bersih di Mapulu merupakan bagian dari upaya Pemkab Berau memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
“Target itu harus selaras dengan tujuan pemerintah yang ingin memberikan pembangunan yang prinsipnya berkeadilan,” tandasnya. (adv/Elton)