KLIK BORNEO – BERAU. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi meminta setiap kelurahan yang ada di Bumi Batiwakkal agar dapat mengutus putera daerahnya mengikuti beasiswa tenaga kesehatan (nakes). Hal itu disampaikannya sebagai respon atas masalah nakes yang belum diatasi hingga hari ini.
Disampaikannya, saat ini nakes yang mengabdi di setiap fasilitas kesehatan, terutama dokter spesialis, psikolog, dan psikiater justru berasal dari luar. Padahal, beasiswa selalu digulirkan pemerintah setiap tahun.
“Jadi, mungkin salah satu solusinya kita mendorong kelurahan agar dapat terlibat dalam mencari dan mengutus putera daerah yang bisa mengambil beasiswa nakes,” ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran Beasiswa Berau Cerdas, Gratispol, dan sebagainya yang digulirkan pemerintah merupakan peluang bagi putera daerah untuk jangka panjang, dapat berpartisipasi dalam pembangunan kesehatan di daerah.
“Karena kalau mendatangkan dari luar terus, bisa saja mereka hanya sementara lalu pindah lagi. Tapi kalau kita sekolahkan anak-anak Berau sendiri, mereka akan kembali. Tinggal dibuat perjanjian yang jelas sejak awal,” jelasnya.
Ditegaskannya, Pemkab juga perlu membuat agreement khusus yang bersifat mengikat agar penerima beasiswa wajib kembali mengabdi di daerah pasca menempuh pendidikan. Perjanjian itu patut dibuat agar para calon penerima beasiswa juga memiliki kontribusi timbal balik.
“Lewat perjanjian mereka bisa memutuskan kembali mengabdi di daerah. Jika tidak mau, biaya pendidikan diganti dan mereka digantikan oleh peserta lain. Ini harus dibuat mulai sekarang. Jangan tunggu sampai makin darurat,” pungkasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi