KLIK BORNEO – BERAU. Kegiatan tahunan Manutung Jukut dikabarkan akan dibatalkan akibat adanya kebijakan efisiensi anggaran. Namun, mengingat acara ini sangat penting, terselenggaranya kegiatan ini membutuhkan kontribusi dari pihak ketiga.
Terkait itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Dedy Okto Nooryanto menjelaskan Manutung Jukut merupakan acara penting yang memiliki dampak sosial yang besar bagi masyarakat Kabupaten Berau. Karena itu, sangat disayangkan apabila kegiatan ini dibatalkan.
“Sayang sekali jika acara ini tidak bisa dilaksanakan karena masalah anggaran. Sehingga harus ada formula atau solusi yang tepat agar kegiatan ini tetap bisa terlaksana dan memberi manfaat bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Untuk mengatasi hal ini, lanjutnya, pemerintah daerah harus aktif mencari kontribusi dari pihak ketiga atau perusahaan swasta untuk membantu pendanaan acara. Keterlibatan pihak ketiga, baginya, bahkan merupakan solusi utama yang harus dipikirkan.
“Banyak perusahaan yang beroperasi di Berau dan memiliki program tanggung jawab sosial (CSR). Jika bisa dikolaborasikan, bukan tidak mungkin Manutung Jukut tetap bisa terlaksana,” jelasnya.
Selain meminta pemerintah untuk aktif mencari pendanaan, Dedy juga secara khusus mengimbau semua perusahaan dan badan usaha di Kabupaten Berau untuk tidak tinggal diam dan siap membantu dalam hal pendanaan.
“Kami minta perusahaan juga mendukung pelaksanaan acara yang dinantikan tiap tahun oleh masyarakat ini. Sehingga kalau dibutuhkan bisa ikut membantu,” tandasnya. (Adv/Elton)