KLIK BORNEO – BERAU. Kunjungan wisatawan ke destinasi Air Panas Pemapak Bapinang di Kecamatan Biatan meningkat drastis selama liburan Lebaran mencapai 5 ribuan orang. Jumlah itu dipastikan lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Potensi dan magnetnya yang luar biasa besar itu semakin menguatkan pemerintaj daerah untuk terus meningkatkan promosi destinasi wisata tersebut. Tentu agar pariwisata Berau makin populer dan menguntungkan masyarakat dan daerah.
Sekretaris Kampung Biatan Bapinang, Septi menjelaskan sejak dibukanya operasional destinasi wisata itu pada 21 Maret lalu, jumlah kunjungan wisatawan terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Kamis (25/3), 5.600 pengunjung dipastikan telah datang ke lokasi wisata tersebut.
“Jumlah kunjungan ini lebih tinggi dari tahun lalu. Yang datang bukan hanya dari Berau, tapi Samarinda, Kutim, Jawa, hingga dari luar negeri,” ungkapnya.
Dengan meningkatnya jumlah kunjungan itu, lanjutnya, tak hanya promosi yang diperkuat. Kualitas pelayanan juga akan diperhatikan secara serius. Pihak pengelola juga terus melakukan pembenahan fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Saat ini, baginya, terdapat beberapa fasilitas baru yang telah disediakan antara lain penambahan toilet dan ruang ganti, pembangunan kolam air panas buatan, serta penataan area air dingin yang sudah mulai digunakan sejak momentum libur Natal dan Tahun Baru lalu.
Meskipun demikian, ketersediaan fasilitas penunjang seperti homestay masih menjadi tantangan. Saat ini, di kawasan Bapinang belum dan sekitarnya belum tersedia penginapan yang mencukupi bagi wisatawan.
“Ini menjadi perhatian kita dan kita terus mendorong masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan wisata agar dapat mengembangkan usaha homestay sebagai penunjang sektor pariwisata,” jelasnya.
Terpisah, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said menjelaskan lonjakan kunjungan wisatawan itu tentu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal, mulai dari pelaku UMKM hingga sektor jasa transportasi dan kuliner.
Bahkan, menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat promosi sekaligus memastikan pelayanan di setiap destinasi wisata berjalan optimal. Apalagi Berau sendiri memiliki banyak destinasi yang menjadi magnet utama, mulai dari Pulau Derawan, Pulau Maratua, hingga Labuan Cermin.
“Pergerakan wisatawan ini langsung dirasakan oleh pelaku usaha, mulai dari pedagang, transportasi, hingga penyedia jasa lainnya. Kami terus mendorong agar manfaat ekonomi dari pariwisata dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat,” tandasnya. (*/)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi