KLIK BORNEO – BERAU. Banyak penerangan jalan umum (PJU) di wilayah perkotaan Kabupaten Berau diketahui tidak berfungsi dengan baik. Hal itu kembali disoroti Anggota DPRD Berau, Oktavia.
Menurutnya, kondisi PJU yang bermasalah tersebut memang perlu dibenahi. Lebih dari itu pembenahan tidak hanya soal mengganti PJU yang rusak dengan yang baru tetapi juga tentang perawatan selanjutnya.
“Masih banyak juga lampu yang mati dan tidak segera diperbaiki. Ini harus menjadi bahan evaluasi bersama, baik DPUPR maupun Dishub,” ungkapnya.
Diakuinya, permasalan PJU itu sering dikeluhkan masyarakat. Bahkan respon dinas terkait dalam memperbaikinya pun masih terkesan lambat.
“Lampu yang mati harus segera ditindaklanjuti. PJU ini menyangkut keselamatan dan keamanan masyarakat. Jangan dibiarkan berbulan-bulan tanpa perbaikan,” jelasnya.
Selain PJU yang rusak, lanjutnya, pemasangan lampu yang terlalu berdekatan seperti di Jalan Diponegoro berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran mulai dari pembangunan awal hingga pemeliharaannya nanti.
“Jangan sampai anggaran habis untuk pemasangan di titik yang sebenarnya sudah cukup terang, sementara di wilayah lain justru kurang penerangan,” terangnya.
Berhadapan dengan masalah itu, Oktavia meminta DPUPR dan Dishub Berau untuk lebi peka terhadap kondisi yang ada. Setiap pembangunan, baginya, harus dimulai dengan perencanaan dan kajian yang jelas.
“Hingga sampai dengan teknis perbaikan juga memang harus benar-benar dipikirkan,” tandasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi