KLIK BORNEO – BERAU. Pada Minggu (3/11/2024), Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Madri Pani dan Agus Wahyudi (MP-AW), menggelar kampanye di dua lokasi di Kabupaten Berau, yaitu di Gang Bhakti, Jalan Dermaga, dan di Gang Bahtera, Jalan Dr. Murjani 2. Kampanye ini bertujuan menggalang dukungan penuh dari masyarakat Berau menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.
Paslon MP-AW mengusung visi dan misi untuk mewujudkan pembangunan yang menyeluruh demi Berau yang lebih baik. Mereka menawarkan 24 program unggulan dari berbagai sektor, dengan fokus utama pada pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur.
“Pertama saya pribadi bersama bapak Agus Wahyudi dan mewakili seluruh yang tergabung dalam MP-AW, mengucapkan rasa terima kasih tak terhingga atas kehadiran bapa, ibu dan saudara-saudara sekalian, kami berdiri disini tidak lain dan tidak bukan berkat dukungan masyarakat juga, kami ini bukan siapa-siapa tanpa masyarakat,” ungkap Madri Pani.
Selanjutnya dalam paparan orasi politiknya, Madri Pani menegaskan, bahwa kehadiran MP-AW adalah untuk memberikan sumbangsih dan perjuangan agar persoalan-persoalan dasar masyarakat bisa teratasi. Sebagai warga kampung yang terlahir dari keluarga biasa, kemudian menjadi kepala kampung terbaik nasional, kemudian menjadi ketua DPRD Berau tentu sudah mengantongi data-data dan merasakan langsung persoalan masyarakat.

“Oleh karena itu APBD kita yang besar ini, secara berkelanjutan kita akan gunakan untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya. Sementara itu, Agus Wahyudi yang juga hadir bersamaan dalam 2 kesempatan itu menegaskan, bahwa bersama tim MP-AW merumuskan 24 program unggulan yang akan direalisasikan kelak jika diberikan amanah.
Dalam paparan program unggulannya, MP-AW menyampaikan garis besar program tersebut. Seperti di bidang pendidikan, MP-AW berkomitmen menyediakan beasiswa hingga jenjang sarjana, serta bantuan seragam, buku, dan alat tulis gratis.
Di bidang kesehatan, Paslon ini menjanjikan BPJS kesehatan gratis untuk warga kelas menengah ke bawah, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang mengalami penolakan layanan akibat keterlambatan pembayaran iuran BPJS. Mereka juga berencana memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa.
Pada sektor ekonomi, program MP-AW mencakup upaya meningkatkan kesejahteraan melalui pengembangan UMKM, menyediakan modal usaha dengan kredit lunak, dan memberikan pelatihan keterampilan untuk tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan pasar kerja. Selain itu, mereka berjanji memberikan bantuan langsung kepada warga kurang mampu dan dana RT sebesar Rp 200 juta per RT guna meningkatkan pembangunan di tingkat komunitas.
Paslon MP-AW juga menaruh perhatian besar pada infrastruktur, dengan rencana pembangunan jalan, penyediaan listrik, dan air bersih yang merata. Dengan anggaran APBD Berau yang besar, mencapai lebih dari Rp6 triliun pada tahun ini, Paslon MP-AW bertekad mengarahkan anggaran tersebut secara optimal untuk kebutuhan prioritas masyarakat Berau.(tim)