Pasca Penantian Panjang, Atlet Berprestasi pada PON dan Paralimpik 2024 Akhirnya Terima Bonus

KLIK BORNEO – BERAU. Pasca penantian panjang, para atlet Berau yang berprestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh/ Sumatera Utara (Sumut) dan Pekan Paralimpik Pelajar Provinsi Kaltim di Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar) 2024 lalu, akhirnya menerima bonus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dalam sambutannya saat menyerahkan bonus tersebut, pada Rabu (17/12/2025), mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para atlet, pelatih, dan official Kabupaten Berau yang telah menorehkan prestasi pada dua ajang bergengsi tersebut.

“Tentu momen ini (pemberian bonus) adalah momentum yang sangat ditunggu-tunggu oleh saudara-saudara sekalian,” ungkapnya.

Disampaikannya, penghargaan itu secara khusus diberikan untuk atlet, official, dan pelatih pada 14 cabang olahraga (Cabor) yang telah berhasil membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu. Adapun 14 Cabor itu yakni layar, kriket, atletik, judo, kabaddi, karate, kick boxing, ski air, tarung derajat, tenis meja, binaraga, fitness, panahan, sepatu roda, dan anggar.

“Alhamdulillah pada hari ini kami menyerahkan total bonus sebesar Rp 1,19 miliar kepada total atlet, official, dan pelatih sebanyak 49 orang yang meraih medali emas, perak, dan perunggu,” jelasnya.

Diakuinya, total bonus yang diberikan tersebut tentu disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang ada. Karena itu, Bupati Sri meminta para atlet untuk tidak membanding-bandingkan besaran bonus yang diterima di Berau dengan bonus yang diterima para atlet di daerah lain.

“Karena kalau mau dibandingkan dengan Kukar dan Kutim, jelas mereka pada waktu itu memiliki APBD yang besar. Kabupaten Berau tidak termasuk di sana,” terangnya.

“Jadi, ada regulasi-regulasi yang harus kami lakukan, yang harus kami lalui sehingga besaran bonus tidak sebesar yang diharapkan,” sambungnya.

Meskipun total bonus yang diberikan tidak sebesar yang diterima atlet di daerah lain, Bupati Sri meminta para atlet untuk tetap bersyukur. Berikutnya, menjadikannya sebagai motivasi untuk terus menorehkan prestasi pada ajang-ajang selanjutnya.

“Apresiasi itu bukan hanya berdasarkan pada angka tetapi apresiasi adalah bentuk penghargaan kami kepada para atlet official dan pelatih yang telah melatih para atlet kita tanpa kenal putus asa,” tandasnya. (*/)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT