Pekerja Tewas Setelah Tersengat Listrik dan Terjatuh

Seorang pekerja bangunan meninggal dunia setelah tersengat listrik dan terjatuh.

BERAU – KLIK BORNEO. Seorang pekerja bangunan meninggal dunia setelah tersengat listrik bertegangan tinggi. Korban Simban (60), seorang tukang bangunan yang berasal dari Jawa dan menetap di Jalan Mangga 3, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau dikabarkan jatuh dan meninggal dunia dari atas bangunan saat sedang mengerjakan salah satu bagian konstruksi.

Demy, seorang saksi mata yang juga rekan korban menjelaskan insiden tragis itu terjadi di Jalan Murjani 3, Kecamatan Tanjung Redeb, pada Selasa (30/7/2024), sekira pukul 15.00 Wita. Kejadian kecelakaan kerja korban pun diakuinya terjadi begitu cepat.

“Sempat terdengar dua kali suara ledakan. Ledakan pertama kemungkinan berasal dari kabel listrik yang tersentuh besi, dan ledakan kedua saat korban jatuh,” ungkapnya.

IMG 20240730 WA0057

Disampaikannya, saat peristiwa itu terjadi dirinya sedang berada di bagian bawah bangunan. Sedangkan korban berada di bagian atas bangunan dan sedang mengangkat besi panjang untuk pengerjaan konstruksi lantai. Kemungkinan, korban terjatuh setelah besi yang diangkatnya bersentuhan dengan listrik bertegangan tinggi.

“Karena tegangannya sangat tinggi, korban langsung terlempar. Dan saat bekerja korban juga tidak mengenakan peralatan safety atau peralatan keselamatan,” jelasnya.

Untuk diketahui, terdapat empat pekerja yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi di Jalan Mangga 3 tersebut. Namun, saat ini hanya ada tiga pekerja yang aktif bekerja karena seorang lainnya sedang berlibur.

Pasca kejadian itu, korban langsung diamankan pihak kepolisian setempat bersama warga serta rekan-rekannya yang ikut membantu.

Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Novian Hidayat menuturkan, setelah menerima laporan kejadian tersebut pihaknya menurunkan delapan orang personil ke TKP dengam dua unit mobil damkar untuk bersiaga di lokasi.

“Kejadian ini terjadi dikarenakan bangunan yang terlalu dekat dengan kabel listrik tegangan tinggi milik PLN,” katanya.

Ia mengungkapkan, kejadian orang tersengat listrik ini sudah beberapa kali terjadi, hal ini dikarenakan kelalaian para pemilik bangunan yang tidak memperhatikan standar keselamatan saat pembangunan.

Seperti halnya yang terjadi saat ini bangunan terlalu dekat dengan jalur kabel listrik.

“Standar keselamatan pekerja bangunan sangat kurang. Diduga kepengurusan Perijinan Bangunan Gedung yang lalai sehingga tidak ada Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang benar sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan seperti ini,” bebernya(. am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT