KLIK BORNEO – BERAU. Kabupaten Sehat adalah inisiatif dan inovasi dalam melaksanakan program pembangunan yang mencakup semua program dalam 9 tatanan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Lamlay Sari pada acara pembukaan Pertemuan Pembinaan Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) dalam rangka Penyelenggaraan Berau Sehat, di ruang Sangalaki Kantor Bupati Berau, Rabu (18/9/2024).
Acara diikuti seluruh FKKS dari 13 Kecamatan dan Pokja Sehat dari 110 Kampung untuk mendapatkan pembinaan dari Pembina dan Forum Berau Sehat.
Selain pemateri dari Pembina, Forum Berau Sehat juga ada dari Forum Bandung Sehat dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. “Menyadari betapa pentingnya penyelenggaraan Berau sehat dalam menciptakan kondisi Kabupaten yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduk. Ini dicapai melalui terselenggaranya penerapan tatanan dan kegiatan yang terintegrasi , dilaksanakan Pemerintah , pelaku usaha swasta dan masyarakat,” papar Lamlay Sarie.
Ia menyebutkan saat ini Pemkab Berau terus berupaya tingkatkan capaian target dan komitmen Pemkab terkait penyelenggaraan KKS (Kabupaten Kota Sehat) berdasarkan peraturan bupati Berau no 51 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Berau Sehat.
“Selanjutnya terbentuknya kelembagaan mulai Pembina, Forum Berau Sehat, FKKS pada 13 Kecamatan dan Pokja Sehat di 10 Kelurahan dan 100 Kampung,” kata Lamlay.
Adapun harapan yang ingin dicapai, lanjut Lamlay agar FKKS di tingkat Kecamatan terus aktif dengan fungsi untuk mengkoordinasikan penyelenggaraan Kabupaten Sehat. Lamlay juga menyebut mengenai peraturan bersama Mendagri dan Kememkes Nomor 1138/Menkes /PB/VII/2005 tentang penyelenggaraan Kabupaten Kota Sehat. Dalam hal ini peran FKKS adalah mengkoordinasikan mengintegrasikan mensinkronkan dan mengimplikasikan prioritas perencanaan antar Kampung, Kelurahan satu dengan Kampung , Kelurahan lainya di wilayah Kecamatan.(adv/Elton)