Pemprov Kaltim Beri Apresiasi Tinggi, PT Berau Coal Perkuat Sinergi Program GENTING di IKN

KLIK BORNEO – IBU KOTA NUSANTARA.  Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui BKKBN sukses menggelar agenda Apresiasi dan Monitoring Evaluasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada penghujung 2025 lalu. Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian sekaligus memperkokoh kolaborasi lintas sektor dalam percepatan penurunan angka stunting di Kalimantan Timur.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, yang hadir langsung dalam agenda tersebut memberikan penghormatan khusus bagi para mitra yang telah mendedikasikan sumber dayanya demi masa depan anak bangsa. “Saya sangat mengapresiasi seluruh Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang telah mendukung program ini,” ungkap Basuki saat menyampaikan pidatonya di hadapan para pemangku kepentingan.

Kontribusi sektor swasta memang menjadi pilar utama dalam gerakan ini, sebagaimana yang ditunjukkan oleh PT Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal (YDBBC). Bersama mitra kerja seperti PAMA dan BUMA, perusahaan tambang batubara ini menjalankan intervensi komprehensif di Kabupaten Berau, mulai dari pemberian susu dan telur di Kampung Inaran hingga pendampingan balita berisiko stunting di Puskesmas Suaran.

IMG 20260113 WA0032

Upaya ini tidak hanya menyentuh aspek nutrisi, tetapi juga memperkuat infrastruktur kesehatan dasar dengan penyediaan alat kesehatan dan sarana edukasi di berbagai puskesmas. “Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal atas dukungan penyediaan Alat Permainan Edukasi untuk Puskesmas Teluk Bayur yang tentunya melengkapi fasilitas umum kami,” ujar Kepala Puskesmas Teluk Bayur, Suyatno.

Dukungan nyata lainnya terlihat pada peningkatan fasilitas ruang rawat inap di Puskesmas Sambaliung melalui bantuan bed pasien serta bed bayi baru lahir. Selain itu, YDBBC konsisten memonitor 62 balita penerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan memberikan suplemen zat besi (FE) bagi balita stunting yang memerlukan perawatan intensif di RSUD.

Komitmen ini ditegaskan sebagai bagian dari visi jangka panjang perusahaan dalam membangun kualitas sumber daya masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Keseluruhan kontribusi ini mempertegas komitmen Berau Coal dalam mendukung pemerintah menurunkan angka stunting melalui pendekatan yang berkelanjutan dan terintegrasi,” tegas Community Base Development Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan.

Keberhasilan program GENTING di Berau menjadi bukti bahwa koordinasi yang apik antara pemerintah, swasta, dan kader posyandu mampu menciptakan dampak nyata. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut guna memastikan target penurunan stunting di Kalimantan Timur tercapai secara signifikan pada tahun-tahun mendatang.

Terima kasih atas koordinasi yang dilakukan, sehingga perusahaan dapat memberikan sumbangsih dan membawa manfaat yang baik bagi masyarakat sekitar,” tambah Suyatno mengapresiasi efektivitas kerja sama tersebut.

Melalui evaluasi di IKN ini, seluruh pihak sepakat bahwa penanganan stunting bukan sekadar program jangka pendek, melainkan investasi kemanusiaan yang harus dikawal bersama. Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, diharapkan upaya penanganan stunting di Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Berau, dapat semakin menunjukkan hasil yang nyata,” pungkas Reza Hermawan. (/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT