KLIK BORNEO – BERAU. Jumlah penduduk Kabupaten Berau dipastikan terus bertambah dan mengalami peningkatan rata-rata 3 persen per tahun. Pertambahan jumlah penduduk itu pun diharapkan tidak ikut berpengaruh pada bertambahnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Berau.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Berau, David Pamuji menjelaskan pada 2024 lalu, jumlah penduduk Berau tercatat sebanyak 299.005 jiwa. Dengan kenaikan rata-rata 3 persen per tahun, jumlah penduduk pada 2029 mendatang sejumlah 412.021 jiwa.
“Dari jumlah itu, masyarakat yang diproyeksikan memiliki KTP atau telah berusia 17 tahun ke atas diperkirakan mencapai 261.357 orang,” ungkapnya.
Menurutnya, proyeksi jumlah penduduk tersebut bisa saja berubah, terutama jika ada faktor eksternal yang memengaruhinya, seperti perpindahan penduduk akibat pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang berada tidak jauh dari wilayah Berau.
“Kami melihat tren perpindahan penduduk cukup tinggi dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena pembangunan IKN. Ini bisa menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proyeksi jumlah penduduk di masa depan,” jelasnya.
Dirinya berharap, bertambahnya jumlah penduduk ini tidak turut mempengaruhi meningkatnya TPT. Mengingat bertambahnya TPT turut berpengaruh terhadap meningkatnya jumlah kemiskinan dan kesenjangan sosial di masyarakat.
Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Berau Sri Juniarsih Mas sempat menyinggung bahwa TPT Berau mengalami peningkatan di tahun 2024 dan lebih tinggi dari 2023 lalu dengan laju peningkatan sebesar 4,95 persen.
“Jumlah TPT meningkat pada tahun 2024 menjadi 5,15 persen. TPT itu menempatkan Berau berada di posisi kelima terendah di Kaltim,” bebernya.
Kendati demikian, ditambahkannya, tingkat kemiskinan pada tahun 2024 lalu telah mengalami penurunan sebesar 0,46 persen. Jika pada tahun 2023 persentase kemiskinan sebesar 5,54 persen maka pada tahun 2024 menurun menjadi 5,08 persen.
“Lalu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2023 sebesar 76,71 persen telah meningkat pada tahun 2024 menjadi 77,17 persen,” paparnya.
Di tengah bertambahnya penduduk, tegas Bupati Sri, pembangunan sektor ketenagakerjaan menjadi salah program prioritas Pemkab Berau dalam upaya memerangi pengangguran. Secara konkret upaya itu mesti dilakukan dengan menambah serta menyediakan lapangan kerja.
“Dengan adanya lapangan pekerjaan atau lapangan usaha itu kita berharap jumlah pengangguran dan setengah pengangguran dapat ditekan dan diperkecil,” tandasnya. (Elton)