Pilar Ekonomi Lokal Dikuatkan, Menuju Pasar Global

BUpati Berau Sri JUniarsih Mas meminta gelaran UMKM di Berau bisa dibuat dalam skala besar. Berau terbukti mampu menjadi daerah dengan ketahanan ekonomi saat badai covid melanda. Salah satunya dengan tumbuhnya ratusan UMKM saat Pandemi

KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya untuk menjadikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama penggerak ekonomi daerah. Penguatan ini dilakukan melalui berbagai program pendampingan, fasilitasi sertifikasi, dan perluasan akses pasar, terutama dengan menyinergikan sektor UMKM dengan potensi pariwisata Berau yang luar biasa.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menjelaskan bahwa pengembangan pariwisata harus memberi dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat melalui produk lokal. “Potensi kepariwisataan Berau yang luar biasa perlu didukung dengan pengembangan sektor ekonomi kreatif dan UMKM. Inilah peluang yang harus kita ambil,” kata Bupati. Ia juga mendorong agar produk lokal tidak hanya dijual di tempat wisata, tetapi juga mampu menembus pasar ritel modern dan bahkan ekspor. “Saya ingin wisatawan kita juga bisa menikmati produk-produk UMKM kita, menjadikannya oleh-oleh yang bermakna, sehingga menarik wisatawan lainnya untuk datang,” tambahnya, menekankan produk lokal sebagai sarana promosi.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Hidayat Sorang, menyatakan bahwa upaya nyata telah dilakukan untuk mengatasi tantangan pemasaran. Pihaknya sedang menguatkan wacana kerja sama dengan ritel modern. “Kita harapkan swalayan atau toko modern termasuk Indomaret dan Alfamidi hingga minimarket yang ada di Kabupaten Berau menyiapkan space untuk memasarkan produk UMKM kita,” ujar Hidayat. Diskoperindag juga terus memberikan pelatihan intensif untuk meningkatkan kualitas produk, terutama pada aspek pengemasan.

Dukungan kuat datang dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau. Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman, menyoroti pentingnya kualitas produk agar mampu bersaing. “Kualitas kemasan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Kami mendesak Pemkab dan CSR perusahaan aktif memberikan pendampingan teknis kepada pelaku usaha,” tegasnya. DPRD juga mendorong Pemkab untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan pelaku usaha, UMKM Berau diharapkan tidak hanya berputar di lingkup lokal, tetapi benar-benar mampu “naik kelas” dan menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh di tingkat regional.(Adv)

Penulis : Yoakim Elton SW

Editor   : Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT