KLIK BORNEO – BERAU. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau telah memisahkan diri dari Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Berau sejak 2025 lalu.
Meskipun demikian, OPD baru tersebut belum juga memiliki kepala dinas. Karena itu, posisi pimpinan yang ada saat ini masih diemban oleh seorang sekretaris.
Untuk memastikan jabatan struktural itu segera terisi dan penguatan kelembagaan dapat berjalan optimal, Pemkab Berau berencana mengisi jabatan kepala dinas melalui mekanisme lelang jabatan atau seleksi terbuka.
“Sementara masih diisi sekretaris. Nanti kemungkinan akan ada pelaksana tugas atau PLT, dan untuk kepala dinasnya melalui lelang jabatan,” ungkap Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Berau, Hendratno.
Disampaikan Hendratno, pembentukan dinas baru tersebut bertujuan agar penanganan kebakaran dan penyelamatan dapat lebih fokus dan profesional. Berikutnya, tidak mengganggu penanganan kebencanaan lainnya yang menjadi fokus BPBD.
Namun, karena masih tergolong baru, pengisian jabatan sementara masih terfokus pada posisi yang krusial untuk menjalankan tugas dan fungsi organisasi. Agar tetap berjalan terpisah dari BPBD.
“Karena ini OPD baru, pemenuhan jabatan masih difokuskan pada posisi yang krusial dulu untuk menjalankan tugas dan fungsi,” jelasnya.
Ditambahkannya, dengan terpisahnya Disdamkarmat dari BPBD, pengelolaan sumber daya manusia (SDM), penganggaran hingga pembagian personel, pembiayaan, dan peralatan (P3D) tentu akan menjadi lebih spesifik.
“Dengan pemisahan ini, SDM, penganggaran hingga P3D akan lebih spesifik lagi. Jadi jelas perannya. Kalau damkar seragamnya biru, kalau BPBD warna oranye,” tandasnya. (*/)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi