Pria Tewas Dilindas Truk Batubara Diduga Illegal

Polisi masih berusaha mencari pengemud truk yang diduga melindas seorang warga kampung Long Lanuk hingga meninggal dunia.

BERAU. Seorang pria meninggal setelah dilindas truk pada Selasa (10/1/2023). Korban merupakan warga Kampung Long Lanuk. Kecelakaan terjadi di kilometer 12 Jalan Poros Labanan sekira pukul 16.00 Wita. Ironisnya, peristiwa itu menjadi kejadian tabrak lari di awal tahun 2024.
Informasi ini didapatkan jika korban meninggal dunia usai ditabrak truk pengangkut batubara. Informasi ini diungkapkan akun Facebook Loly Loly. Dari status Loly Loly, disebutkan, laka di KM 12 Kelay, warga Long Lanuk, dugaan sementara tabrak lari oleh truk pengangkut batu bara  diduga illegal atau koridor.
Dikonfirmasi wartawan, Kasat Lantas Polres Berau, AKP Wuliyono mengatakan, bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait persoalan tersebut. Diakuinya, saat ini unit Laka sedang mencari identitas pengemudi motor yang meninggal dunia usai kecelakaan.
“Unit laka sedang lidik,” ujarnya.  Dikatakannya, dari sejumlah keterangan yang dihimpunnya, pengemudi motor tersebut melaju dari arah Tanjung Redeb ke arah Kelay.
Sementara untuk truk berasal dari arah berlawanan. Yang mana, pengemudi motor kala itu hendak melambung kendaraan roda 4 yang berada di depannya.
Namun, kondisi jalan yang rusak menyebabkan pengemudi motor mengalami Out of Control (OC), sehingga menabrak truk yang berada di arah berlawanan tersebut.
“Pengemudi motor tersebut kemudian diduga masuk ke kolong truk. Dan mengakibatkan pengemudi tersebut terlindas truk tersebut,” ungkapnya. Ditanya soal informasi bahwa truk yang melindas pengemudi motor tersebut adalah truk koridor, pihaknya belum bisa memastikannya. Pasalnya, belum ada saksi mata yang menjelaskan bahwa truk tersebut adalah truk koridor. “Belum bisa dipastikan bahwa itu truk koridor,” tegasnya.
Ia menerangkan setelah kecelakaan petani yang berada di sekitar lokasi sempat terlihat bahwa  ada pengemudi truk sempat berhenti usai terjadi laka tersebut.  “Sempat berhenti dan kemudian melanjutkan perjalanannya, yang hingga saat ini belum diketahui keberadaanya,” jelasnya. Ia memastikan, bahwa truk tersebut berwarna kuning.
“Truk warna kuning dari informasi yang kami peroleh. Untuk nopolnya pun kami tidak tahu,” bebernya.  Dia pun mengungkapkan, saat ini akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Berau dan Sat Intelkam Polres Berau untuk mencari keberadaan truk beserta pengemudinya.
“Saya baru saja mau mengagendakan untuk rapat dengan Reskrim dan intel untuk minta bantuan,” ucapnya. Terhadap korban, saat ini sedang proses untuk pencairan Jasa Raharja. Yang mana itu, akan diurus langsung oleh Jasa Raharja setelah nantinya naik LP.(//)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT