KLIK BORNEO – BERAU. Mengimbangi laju teknologi informasi saat ini, dibarengi dengan program pemerintah untuk menyediakan sarana penunjang. Salah satunya dengan program pemasangan 1.000 titik wifi gratis. Program ini masuk dalam 18 program unggulan kepala daerah. Menyikapi realisasinya saat ini, Ahmad Rifai, wakil ketua Komisi III DPRD Berau, menyarankan evaluasi keberhasilan.
Menurutnya, realisasi yang ada sudah dilakukan harus dilihat manfaat dan memastikan bahwa semua wilayah Berau bisa merasakan manfaatnya. Sebab seiring waktu, terlebih sudah menjadi era digitalisasi, keberadaan internet menjadi sebuah kebutuhan khusus dalam menunjang banyak aspek kehidupan dan sosial.
Politisi dari PPP ini menyebut, pemerintah harus bergegas untuk segera menuntaskan permasalahan blank spot jaringan. Ketika jaringan sudah bisa masuk, maka penyaluran WiFi gratis akan lebih mudah. “KIta harus pastikan program yang dijalankan betul-betul tepat sasaran dan menjangkau semua masyarakat,” ujarnya.
Dirinya sangat berharap, pemerintah bisa segera tuntaskan permasalahan blank spot di sejumlah titik. Tahun depan, dikatakannya setidaknya harus ditargetkan 500 titik dan bisa masuk di seluruh kampung.
“Kalau masalah anggaran, saya kira teman teman di DPRD tidak ada yang menolak. Semua sekarang jaringan kebutuhan pokok,” tambahnya.
Perlu ada komitmen kuat dari pemerintah untuk mendorong percepatan pemerataan jaringan internet ini lantaran saat ini hampir seluruh lini kehidupan membutuhkan internet. Menurutnya, tidak hanya anak-anak yang sekolah online atau pekerja tetapi untuk memenuhi kebutuhan belanja saat ini juga melalui internet.
“Rapat saja sekarang pakai zoom, jadi internet ini memang penting,” jelasnya. Terlebih, sistem digitalisasi perdagangan juga membutuhkan jaringan internet yang memadai. Ditengah ramainya jual beli melalui internet menurutnya akan menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitarnya.
Dengan peningkatan kebutuhan internet saat ini, sudah menjadi salah satu kebutuhan umum, bukan lagi kebutuhan khusus atau luks. Karena mulai dari instansi pemerintah pegawai, karyawan swasta bahkan anak sekolah juga membutuhkannya. Masalahnya, saat ini masih ada wilayah kampung yang belum memiliki internet. Rifai berharap kampung-kampung itu yang dijadikan prioritas. (Adv/Elton)