Rp 71 Miliar Fokus Bangun RKB, Tanjung Redeb Target Utama

Pemkab Berau melalui Dinas Pendidikan kembali mengucurkan anggaran sejumlah Rp 71 miliar untuk pembangunan RKB. SMPN 1 Tanjung menjadi salah satu sekolah yang mendapat manfaat pembangunan tersebut.

 

KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali mengucurkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2024 sejumlah Rp 71 miliar untuk membangun ruang kelas belajar (RKB). Adapun tahun ini, pembanguna RKB akan diutamakan di wilayah Kecamatan Tanjung Redeb.

Pembangunan RKB itu penting dan mendesak sebab seperti kata Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, masih sering dikeluhkan pemerintah kampung dan kelurahan saat Musrenbang tingkat kecamatan. Karena itu, alokasi anggaran yang ada harus digunakan maksimal untuk merealisasikan pembangunan tersebut.

“Saya sering terima keluhan soal kurangnya ruang kelas untuk belajar. Dan ada usulan untuk penambahan ruang kelas. Nah hal-hal seperti itu yang harus di tindaklanjuti,” ungkap Bupati Sri, belum lama ini.

Kepada wartawan Klikborneo, Kamis (19/9/2024), Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Mardiatul Idalisah menjelaskan tahun ini pihaknya memang fokus untuk membangun RKB dengan target utama di wilayah Tanjung Redeb. Pasalnya, RKB di Tanjung Redeb belum mencukupi.

“Paling banyak kurang itu di Tanjung. Kenapa? Yang pertama, penduduk semakin bertambah. Kemudian, yang kedua lokasinya sempit. Sehingga mau nggak mau kita buat tingkat. Kalau di kecamatan lain hampir tuntas RKB-nya, ya,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan RKB di Tanjung Redeb lebih banyak untuk SD dan SMP. Kendati demikian, dari anggaran kurang lebih Rp 71 miliar yang disiapkan itu, terdapat porsi anggaran juga untuk RKB TK.

“Kita gunakan anggaran murni tahun ini. Total fisiknya di SD itu Rp 31 miliar, SMP Rp 35 miliar, dan TK Rp 5 miliar. Itu sudah termasuk DAK. Kita tidak bisa gunakan anggaran dari ABT karena waktunya tidak cukup,” bebernya.

Disampaikannya, pembangunan RKB itu dilakukan sesuai hasil usulan dari sekolah, usulan dari Musrenbang, dan monitoring langsung dari Dinas Pendidikan. Adapun beberapa sekolah yang menjadi sasaran pembangunan, khususnya di Tanjung Redeb, seperti SD 19, SMP 3, dan SMP 1.

“Kalau satu RKB itu, rata-rata Rp 300 juta, kalau SMP Rp 350 juta. Karena beda luasannya. Terus untuk SD Rp 300 juta itu kalau tidak bertingkat ya. Kalau bertingkat mahalnya di fondasi,” pungkasnya. (adv/Elton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT