Tak Hanya Formalitas, Output Musrenbang Harus Jelas dan Terukur

KLIK BORNEO – BERAU. Anggota DPRD Berau, Ichsan Rapi kembali mengingatkan pemerintah daerah untuk menjadikan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) sebagai dasar pembangunan di Bumi Batiwakkal.

Karena itu, sifat musrenbang sendiri tidak boleh dilucuti hanya bersifat formalitas dan atau berhenti di tataran administratif. Sebaliknya harus ada output yang jelas dan terukur.

Selama ini, menurut Ichsan, banyak aspirasi yang disampaikan warga saat musrenbang tingkat kecamatan, belum sepenuhnya terealisasi. Hal itu menyebabkan esensi musrenbang perlu dipertanyakan dan dievaluasi lagi.

“Saya menilai partisipasi dan kualitas diskusi masih perlu dievaluasi. Sebab banyak aspirasi minim terealisasi,” ungkapnya.

“Itu juga menyebabkan sebagian peserta lebih banyak memilih meninggalkan forum sebelum pembahasan tuntas,” sambungnya.

Musrenbang, lanjutnya, merupakan ruang diskusi dan perdebatan alot antara warga dan pemerintah tentang persoalan yang perlu membutuhkan solusi. Karena itu, sifatnya bukan sekadar monolog pemerintah.

“Harus ada ruang diskusi dan perdebatan yang lebih mendalam dan ada hasilnya. Kalau hanya formalitas, bagaimana masalah banjir, sampah, dan layanan kesehatan bisa selesai?” jelasnya.

Karena itu, Politisi Partai Gerinda yang akrab disapa Daeng Icang itu berharap agar musrenbang ke depan benar-benar menjadi forum strategis yang menghasilkan kebijakan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

“Jadi bukan hanya digelar untuk memenuhi kewajiban perencanaan tahunan,” tandasnya. (Adv)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT