KLIK BORNEO – BERAU. Di tengah kebijakan anggaran, kegiatan seremonial yang sifatnya membuang banyak anggaran dinilai masih dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau. Hal itu disoroti Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris.
Menurutnya, efisiensi menegaskan bahwa anggaran daerah harus digunakan proporsional dan lebih diarahkan untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya lebih mendesak.
Karena itu, Gideon mengimbau Pemkab Berau dan perangkat daerah Kabupaten Berau untuk mempertimbangkan kembali apabila hendak melaksanakan kegiatan seremonial. Berikutnya, mengalokasikan anggaran untuk mengatasi bencana seperti banjir.
“Tetap lihat potensi kalau misalnya ada banjir, ya seremoni gak perlu dipaksakanlah. Lihat juga dari anggaran, kan sudah jelas instruksi dari pusat itu efesiensi-efesiensi harus kita jalankan. Jadi janganlah lebih banyak seremonialnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gideon menegaskan bahwa banyak sekali kebutuhan mendasar masyarakat yang harus dipenuhi, baik dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan sebagainya. Semua sektor ini jelas membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
“Jadi, seharusnya pemerintah dapat lebih efektif dalam menggunakan anggaran dan jangan kebanyakan membuat seremonial yang tanpa disadari lebih banyak habiskan anggaran,” pungkasnya. (Adv/Elton)