KLIK BORNEO – BERAU. Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terletak di Jalan Perjuangan, Tanjung Redeb sudah dibuka untuk umum.
Namun, hingga hari ini RTH yang menelan anggaran DBHD-R sejumlah Rp5 miliar lebih itu, terkesan belum tuntas dibangun.
Kehadirannya bahkan seakan menampakkan wajah kumuh, bagai pembangunan yang sedang mangkrak.
Sesuai pantauan Klikborneo.com di lokasi, pada Selasa (10/2/2026), kondisi tersebut kian diperparah dengan mulai suburnya rumput liar di sekitarnya.
Taman yang tampak di hadapan mata pun bagai kontradiktif dengan makna RTH yang sebenarnya, lantaran belum dipenuhi pohon-pohon peneduh.
Ramadiansyah, Kepala UPT Pertamanan dan Pemakaman DLHK Berau menjelaskan RTH tersebut sudah dibuka untuk umum, setiap hari.
“24 jam dibuka,” ungkapnya saat dikonfirmasi Klikborneo.com, Rabu (11/2/2026).
Meskipun sudah dibuka, masih ada fasilitas yang memang perlu diusulkan lagi agar segera dilengkapi. Salah satunya, permainan anak outdoor.
Untuk penambahan venue lain seperti peneduh dari hujan dan panas akan dilengkapi sesuai kebutuhan pengunjung dan ketersediaan anggaran.
“Kalau siang memang panas karena tajuk pohonnya belum besar,” jelasnya.
Demi menjaga dan merawat taman, lanjut Ramadiansyah, sudah ada tiga petugas juga yang telah dipekerjakan setiap hari.
“Satu orang siang hari untuk membersihkan taman dan perawatan, dua security dari sore sampai pagi,” terangnya.
Terkait kunjungan, Ramadiansyah menegaskan belum ada data kunjungan harian. Namun, pihaknya tetap menyiapkan form kunjungan tersendiri, khusus untuk kunjungan yang didahului oleh surat.
Surat tersebut hanya bersifat pemberitahuan agar saat berkunjung tidak bertabrakan dengan kelompok pengunjung lain. Surat itu juga bukan bermaksud membatasi pengunjung.
“Yang mau langsung datang juga tidak masalah. Tidak ada biaya. Gratis,” tandasnya. (*/)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi