KLIK BORNEO – BERAU. Bupati Sri Juniarsih Mas menegaskan pembangunan TPI di atas lahan seluas 1,5 Hektare (Ha) di Tanjung Batu menelan anggaran Rp 15 miliar. Tujuannya, tentu dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya nelayan di Tanjung Batu.
“TPI ini kita tujukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya para nelayan agar lebih sejahtera serta menyehatkan masyarakat di Kecamatan Tanjung Batu,” imbuhnya.
Ditambahkannya, dengan fasilitas yang memadai TPI Tanjung Batu juga dilengkapi dengan bangunan yang berfungsi sebagai tempat pengemasan hasil nelayan untuk ekspor. Tentu semua fasilitas ini dibangun agar TPI benar-benar fungsional dan bermanfaat.
“Tentunya ekonomi masyarakat kita bisa terus meningkat. Harapannya TPI ini bisa dirawat dan dijaga dengan baik agar segala hal yang dilaksanakan di TPI ini dapat membawa keberkahan untuk kita semua,” tandasnya.
Meski demikian, belum beroperasi secara maksimal, pasca diresmikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas Februari 2024 lalu. Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau, Yunda Zuliarsih mengaku saat ini beberapa masih ada beberapa item pekerjaan yang perlu dilakukan agar TPI tersebut benar-benar difungsikan secara maksimal.
“Staf kami memang sudah ada yang ditempatkan di sana. Tapi untuk transaksi jual beli belum. Tugas pelayanan kami di sana untuk rekom BBM dan izin kapal,” ungkapnya kepada wartawan Klikborneo, Kamis (5/9/2024).
Diakuinya, konstruksi fisik bangunan TPI tersebut saat ini sudah mencapai 90 persen lebih. Namun, beberapa fasilitas interior yang dibutuhkan belum dilengkapi. Berikut, pengadaannya sedang dalam proses.
“Kita memang sudah ada bangunannya. Tapi tinggal penyempurnaannya dengan pengadaan alat coolstorage dan pabrik ee. Pabrik es kita kerja sama dengan Perusda Bhakti praja,” bebernya.
Selain fasilitas interior, lanjutnya, jembatan, jalan, dan dermaga di sekitar lokasi juga sementara diperbaiki. Beberapa fasilitas penunjang itu tentu sangat dibutuhkan agar pelayanan di TPI berjalan efektif.
“Sementara ini masih pengerjaan jembatan dan dermaga supaya mempermudah kapal-kapal. Untuk jembatan kita sempurnakan sayap kiri kanan dan jalan kita buat pengerasan supaya aktivitas lebih mudah,” paparnya. (adv/Elton)