KLIK BORNEO – BERAU. Anggota DPRD Berau, Saga menyambut baik pembangunan Gerai dalam urusan izin kapal tangkap dan kapal angkut bagi para nelayan. Menurutnya, hal itu tentu sangat membantu nelayan yang selama ini harus melewati proses perizinan yang rumit.
Meskipun demikian Saga mengusulkan agar terdapat dua gerai yang dibangun. Mengingat jarak tempuh antara Biduk-Biduk cukup jauh. Berikutnya, akan melelahkan pemerintah pusat yang akan turun langsung mengatur proses perizinan tersebut.
“Rencana sebelumnya kan masih satu, antara Biduk-Biduk atau Talisayan. Tapi kalau bisa sebaiknya di dua lokasi itu. Biar tidak terlalu rumit,” ungkapnya.
Selain mengusulkan kehadiran dua gerai, Saga juga meminta para nelayan untuk aktif dalam menyampaikan segala kendala yang ditemukan dalam proses perizinan. Tujuannya agar dinas terkait dapat membantu dalam mencari solusi.
“Bila perlu nelayan-nelayan yang masih punya kendala itu dipanggil saja ke dinas untuk konsultasi. Karena kadang nelayan ini ada yang tidak tahu kalau berkas-berkasnya itu sudah beres atau belum,” jelasnya.
Lebih dari itu, Saga juga meminta dinas terkait untuk tidak hanya mengatur proses perizinan tersebut. Baginya, hal yang harus dipikirkan ke depan adalah menyiapkan pasar bagi para nelayan.
“Fungsi izin ini kan untuk sampai ke usaha penangkapan dan pengangkutan. Jadi kalau izinnya semua sudah legal tapi kemudian hasil tangkapnya tidak ada pasar yang menjamin kan akan kasihan nelayannya,” tandasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi