KLIK BORNEO – BERAU. Perusda Bhakti Praja kembali berencana membangun pabrik minyak goreng di Kabupaten Berau. Hal itu dinilai menjadi suatu langkah yang baik terutama dalam menyerap lebih banyak tenaga kerja.
Meskipun demikian Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi meminta agar wacana pembangunan pabrik minyak goreng tersebut harus didahului dengan kajian matang dan komprehensif.
“Kalau kami kemarin mengusulkan untuk survei harga, buat kajian terkait pembangunan pabrik minyak goreng,” ungkapnya.
Terkait anggaran, lanjutnya, dapat diusulkan ke pemerintah daerah. Namun, hal itu juga harus disertai dengan target keuntungan yang akan diperoleh.
“Dana berapa nanti itu bisa konsorsium, bisa dari Pemda. Tapi harus ada kajian yang jelas perlu dana berapa, perlu tenaga kerja berapa, menghasilkan keuntungan berapa,” jelasnya.
Ditegaskannya, wacana pembangunan pabrik tersebut sudah dibahas bersama DPRD Berau. Anggota dewan, lanjutnya, mendukung pembangunan pabrik tersebut jika itu mempunyai manfaat lebih luas terhadap masalah ketenagakerjaan di Kabupaten Berau.
“Kami sampaikan itu waktu rapat dengan Direktur Bhakti Praja. Apalagi ini bisa untuk menyerap ratusan tenaga kerja,” tandasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi